Matematika
Kelas VIII
Relasi dan Fungsi
Pertemuan 1
Media/alat peraga: Laptob dan LCD
Elemen
Aljabar
Capaian Pembelajaran
Memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) dan menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik. Mereka dapat membedakan beberapa fungsi nonlinear dari fungsi linear secara grafik
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) dan menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik.
- Peserta didik dapat memahami relasi
Assalamualaikum Wr. Wb.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.
Relasi adalah hubungan antara himpunan dari daerah asal (domain) dan daerah kawan (kodomain).
Anggota himpunan dari daerah asal dipasangkan dengan anggota himpunan dari daerah kawan sesuai dengan relasinya. Perhatikan contoh berikut.
A = {Tokyo, Bangkok, Seoul}
B = {Thailand, Korea Selatan, Jepang}
C = {kimchi, pad thai, bulgogi, sushi}
Relasi antara himpunan A dan B
R: A -> B = {(Tokyo, Jepang), (Bangkok, Thailand), (Seoul, Korea Selatan)}
Setiap anggota himpunan A tepat berpasangan dengan setiap satu anggota himpunan B, sehingga relasinya disebut sebagai fungsi atau lebih spesifiknya korespondensi satu-satu.
Relasi antara himpunan C dan B
B = {Thailand, Korea Selatan, Jepang}
C = {kimchi, pad thai, bulgogi, sushi}
R: B -> C = {(Thailand, pad thai), (Korea Selatan, kimchi), (Korea Selatan, bulgogi), (Jepang, sushi)}
Hubungan di atas bukanlah fungsi karena ada satu anggota himpunan B yang berpasangan dengan 2 anggota himpunan C, yaitu Korea Selatan yang berpasangan dengan kimchi dan bulgogi. Namun, keduanya masih termasuk relasi.
Contoh relasi dalam kehidupan sehari-hari juga bisa kamu lihat pada silsilah keluarga di mana setiap orangtua bisa memiliki anak lebih dari satu.
Ayo Simak Video!
https://www.youtube.com/watch?v=N8skOS1PP9w
Ayo Berlatih!
Silahkan buka buku cetak halaman 159 kerjakan soal nomor 4 pada buku latihan.
Matematika
Kelas VII
Bilangan Bulat dan Pecahan
Pertemuan 9
Media/alat peraga: Laptob dan LCD
Elemen
Bilangan
Capaian Pembelajaran
Membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional dan bilangan decimal
- Operasi bilangan pecahan
Assalamualaikum Wr. Wb.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.
Operasi penjumlahan dan pengurangan pada
bilangan pecahan dilakukan dengan menyamakan penyebut terlebih dahulu jika
berbeda, kemudian menjumlahkan atau mengurangkan pembilangnya.
Langkah-langkah:
1.
1. Menyamakan Penyebut:
·
Jika penyebut pecahan berbeda, cari KPK (Kelipatan
Persekutuan Terkecil) dari penyebut-penyebut tersebut.
·
Ubah pecahan-pecahan tersebut ke pecahan dengan penyebut
yang sama, yaitu KPK yang telah ditemukan.
·
Caranya: bagi KPK dengan penyebut lama, lalu kalikan
hasilnya dengan pembilang lama.
2.
2. Menjumlahkan atau Mengurangkan Pembilang:
·
Setelah penyebut sama, jumlahkan atau kurangkan
pembilang-pembilang pecahan tersebut.
3.
3. Menyederhanakan Pecahan (jika perlu):
·
Hasil penjumlahan atau pengurangan pecahan dapat
disederhanakan dengan mencari FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) dari pembilang
dan penyebut, lalu membagi keduanya dengan FPB tersebut.
Contoh:
·
Penjumlahan:
o 1/2 + 1/3 = ?
o KPK dari 2 dan 3 adalah 6
o 1/2 = 3/6
o 1/3 = 2/6
o
3/6
+ 2/6 = 5/6
·
Pengurangan:
o 3/4 - 1/2 = ?
o KPK dari 4 dan 2 adalah 4
o 1/2 = 2/4
o
3/4
- 2/4 = 1/4
Tidak ada komentar:
Posting Komentar