Matematika Kelas IX
Transformasi Geometri
Pertemuan 9
Elemen Geometri
Media/alat peraga: Laptob dan LCD
Capaian Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat melakukan transformasi tunggal dilatasi
Assalamualaikum Wr. Wb.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.
Unsur-Unsur Dilatasi
1. Pusat dilatasi atau titik acuan
Kalo dari ilustrasi di awal tadi sih, senter itu adalah pusat dilatasinya.
2. Faktor skala biasa disimbolkan dengan k
Maksudnya adalah faktor yang menyebabkan hasil dilatasi memperbesar atau memperkecil objek aslinya.
Rumus dilatasi tititk P (x, y) dengan titik pusat O(0, 0) dan faktor skala K.
P(x, y) = P'(Kx, Ky)
Rumus dilatasi tititk P (x, y) dengan titik pusat (a, b) dan faktor skala K.
Sebuah titik A berada di (2, 4) didilatasi sebesar dua kali lipatnya (K = 2). Di mana letak titik bayangan setelah dilatasi?
Pembahasan:
A (2, 4) → Aˡ (4, 8)
1. Sebuah segitiga dengan titik A berada di (2, 4), titik B berada di (2, 2), dan titik C berada di (4, 2). Segitiga tersebut akan mengalami pembesaran atau dilatasi sebesar dua kali lipatnya (K = 2). Di mana letak titik-titiknya jika segitiga itu mengalami dilatasi dua kali lipat?
Matematika Kelas VIII
Fungsi Linear
Pertemuan 1
Elemen Aljabar
Media/alat peraga: Laptob dan LCD
Capaian Pembelajaran
Peserta didik dapat membedakan beberapa fungsi non linear dari fungsi linear secara grafik
(Peserta didik dapat membedakan cara menentukan gradien/kemiringan)
Assalamualaikum Wr. Wb.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.
“Garis yang gradiennya positif akan miring ke kanan, sedangkan garis yang gradiennya negatif akan miring ke kiri”
Terdapat beberapa cara untuk mencari nilai gradien suatu garis yang bisa kamu ketahui, yaitu:
Secara umum, bentuk persamaan garis lurus ada dua macam, sehingga cara untuk menentukan gradiennya juga berbeda beda, tergantung dari bentuk persamaan garisnya.
a.
Persamaan garis y = mx + c
Pada persamaan garis ini,
gradien dapat dicari dengan mudah. Kenapa? Karena gradiennya
adalah koefisien dari variabel x itu sendiri, yaitu m.
Contoh:
1. Garis y = 3x + 2, koefisien x adalah 3. Jadi, gradien garis tersebut adalah 3.
b. Persamaan garis ax
+ by + c = 0
Jika diketahui persamaan
garis ax + by + c = 0, maka langkah pertama yang harus kamu lakukan
adalah ubah persamaan garis tersebut ke bentuk y = mx + c, dengan m
adalah gradien garis tersebut.
Di sini, kamu harus perhatikan tanda +/- dari koefisien masing-masing variabelnya, ya. Soalnya, tanda +/- akan berubah ketika kita pindah ruas persamaannya.
Hitunglah kemiringan (gradien) pada persamaan garis 5x + 2y – 8 = 0
Penyelesaian:
Pertama-tama, kita ubah dulu persamaan 5x + 2y – 8 = 0 ke bentuk y = mx + c, sehingga persamaannya menjadi,
5x + 2y – 8 = 0
2y = -5x + 8
Koefisien x bernilai positif, yaitu 5, sehingga setelah kita pindah ruas ke kanan akan bernilai negatif. Begitu juga dengan konstanta -8 yang berubah tanda menjadi 8 karena pindah ruas ke kanan. Selanjutnya, kita bagi kedua ruas dengan 2.
y = (-5/2)x + 4
Jadi, gradien dari persamaan garis tersebut adalah -5/2.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar