Kamis, 03 September 2026

Grade 9 n Grade 8

 IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Mata Pelajaran : Matematika

Hari/Tanggal : Kamis/03 September 2026

Fase/Kelas : D/IX

Materi : Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar

Pertemuan Ke : 10

Capaian Pembelajaran (CP) Umum :

Membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah

Tujuan Pembelajaran (TP) Umum :

membaca, menulis, dan membandingkan bilangan berpangkat bulat dan akar
Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 10

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

merasionalkan bentuk pecahan  dengan mengalikan pembilang dan penyebut dengan penyebut akar.
merasionalkan bentuk pecahan dengan penyebut aljabar akar seperti menggunakan sekawan. 

Materi

- Apersepsi singkat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

- Akhlak Niat karena Allah
Belajar matematika bukan sekadar mencari nilai bagus atau pujian, melainkan untuk mengasah akal dan memahami keteraturan alam ciptaan-Nya.

- Materi singkat 
Merasionalkan penyebut bentuk akar adalah cara mengubah penyebut pecahan dari bentuk irasional menjadi rasional.
Caranya adalah mengalikan pembilang dan penyebut dengan bentuk akar yang sama atau dengan sekawannya.
Video: 

Media/Alat peraga: LKM

 

Selesaikanlah soal-soal berikut dengan baik dan tepat!

1. Soal-soal akan diberikan saat pertemuan tatap muka untuk diselesaikan secara mandari.


Kesimpulan

Merasionalkan penyebut berarti menghilangkan tanda akar di bagian bawah (penyebut) suatu pecahan tanpa mengubah nilai pecahan tersebut. Prinsip Dasarnya mengalikan pembilang dan penyebut dengan bentuk sekawan atau akar yang sesuai, sehingga penyebutnya menjadi bilangan rasional (bilangan bulat). terdapat tiga Bentuk Utama & Cara Penyelesaiannya.

Refleksi

Pemahaman Konsep murid menyadari bahwa tanda akar di penyebut membuat nilai sulit dibayangkan atau dibagi secara manual, sehingga merasionalkan bentuk akar membuat angka lebih "rapi".

Catatan

Ketelitian sangat diuji saat menentukan bentuk sekawan, terutama pada tanda positif (+) dan negatif (-) serta saat mengalikan suku-suku aljabar (metode pelangi/distributif).



IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Mata Pelajaran : Matematika

Hari/Tanggal : Kamis/03 September 2026

Fase/Kelas : D/VIII

Materi :  Relasi dan Fungsi

Pertemuan Ke : 1

Capaian Pembelajaran (CP) Umum :

Murid dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) serta menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik

Tujuan Pembelajaran (TP) Umum :

Murid dapat memahami relasi
Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 1

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

Murid dapat menjelaskan pengertian relasi melalui situasi kontekstual kehidupan sehari-hari (misal: hobi, makanan favorit, mata pelajaran).

Murid mampu menyajikan suatu relasi dalam bentuk Diagram Panah, Himpunan Pasangan Berurutan, dan Diagram Kartesius.

Murid dapat menentukan aturan relasi dari dua himpunan dan menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi.

Materi

- Apersepsi singkat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

- Akhlak Niat karena Allah
Belajar matematika bukan sekadar mencari nilai bagus atau pujian, melainkan untuk mengasah akal dan memahami keteraturan alam ciptaan-Nya.

- Materi singkat 

Relasi adalah hubungan antara anggota himpunan pertama (Domain/Asal) dengan anggota himpunan kedua (Kodomain/Kawan).

Pengertian Dasar
  • Domain: Daerah asal atau seluruh anggota himpunan pertama yang memuat pasangan.
  • Kodomain: Daerah kawan atau seluruh anggota himpunan kedua.
  • Range: Daerah hasil atau anggota kodomain yang benar-benar mendapat pasangan dari domain. 

Bentuk Penyajian Relasi

  1. Diagram Panah: Menghubungkan titik asal ke titik tujuan menggunakan tanda panah.

  2. Himpunan Pasangan Berurutan: Ditulis dalam format {(a1, b1), (a2, b2)}.

  3. Diagram Kartesius: Sumbu horizontal (X) mewakili himpunan asal, sumbu vertikal (Y) mewakili himpunan kawan.

Contoh

Diketahui himpunan A = {Bela, Ade, Ana} dan himpunan B = {Matematika, IPA, IPS}.

Relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah "pelajaran yang disukai":

  • Bela menyukai Matematika dan IPA.

  • Ade menyukai Matematika.

  • Ana menyukai IPS.

Sajikan relasi tersebut dalam bentuk Himpunan Pasangan Berurutan!

Jawaban:

{(Bela), (Matematika), (Bela, IPA), (Ade, Matematika), (Ana, IPS)}



Media/Alat peraga: 


Selesaikanlah soal-soal berikut dengan baik dan tepat!

1. Diketahui himpunan A = {1, 2, 3, 4} dan himpunan B = {2, 4, 6, 8}. Jika relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah "setengah dari", tentukan himpunan pasangan berurutannya!

2. Diketahui himpunan P = {2, 3, 4} dan Q = {4, 9, 16}. Relasi dari P ke Q yang menghubungkan angka-angka tersebut adalah "akar dari" atau "kuadrat dari"?


Kesimpulan

Aturan yang menghubungkan atau memetakan anggota satu himpunan (domain) ke anggota himpunan lainnya (kodomain). Berbeda dengan fungsi, relasi tidak memiliki aturan mengikat. Satu anggota domain boleh dipasangkan dengan lebih dari satu anggota kodomain, atau bahkan tidak memiliki pasangan sama sekali.


Refleksi

Pemahaman Konsep: Apakah saya sudah bisa membedakan antara domain, kodomain, dan range dalam suatu diagram?

Keterampilan: Metode penyajian relasi mana yang paling mudah saya pahami (Diagram Panah, Pasangan Berurutan, atau Kartesius)? Mengapa?

Penerapan: Dapatkah saya menemukan contoh relasi lain yang ada di kehidupan sehari-hari (selain makanan favorit atau hobi)?


Catatan

Tantangan yang Sering Dihadapi:

Ketelitian dalam  membandingkan pecahan yang penyebutnya berbeda atau saat membandingkan pecahan biasa langsung dengan bilangan desimal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar