IDENTITAS
Nama Guru : Endah Septasari
Mata Pelajaran : Matematika
Hari/Tanggal : Kamis/03 September 2026
Fase/Kelas : D/IX
Materi : Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar
Pertemuan Ke : 10
Capaian Pembelajaran (CP) Umum :
Membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah
Tujuan Pembelajaran (TP) Umum :
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Materi
- Apersepsi singkat
Assalamualaikum Wr. Wb.
Media/Alat peraga: LKM
Selesaikanlah soal-soal berikut dengan baik dan tepat!
1. Soal-soal akan diberikan saat pertemuan tatap muka untuk diselesaikan secara mandari.
Kesimpulan
Refleksi
Pemahaman Konsep murid menyadari bahwa tanda akar di penyebut membuat nilai sulit dibayangkan atau dibagi secara manual, sehingga merasionalkan bentuk akar membuat angka lebih "rapi".
Catatan
Ketelitian sangat diuji saat menentukan bentuk sekawan, terutama pada tanda positif (+) dan negatif (-) serta saat mengalikan suku-suku aljabar (metode pelangi/distributif).
IDENTITAS
Nama Guru : Endah Septasari
Mata Pelajaran : Matematika
Hari/Tanggal : Kamis/03 September 2026
Fase/Kelas : D/VIII
Materi : Relasi dan Fungsi
Pertemuan Ke : 1
Capaian Pembelajaran (CP) Umum :
Murid dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) serta menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik
Tujuan Pembelajaran (TP) Umum :
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Murid dapat menjelaskan pengertian relasi melalui situasi kontekstual kehidupan sehari-hari (misal: hobi, makanan favorit, mata pelajaran).
Murid mampu menyajikan suatu relasi dalam bentuk Diagram Panah, Himpunan Pasangan Berurutan, dan Diagram Kartesius.
Murid dapat menentukan aturan relasi dari dua himpunan dan menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi.
Materi
- Apersepsi singkat
Assalamualaikum Wr. Wb.
Relasi adalah hubungan antara anggota himpunan pertama (Domain/Asal) dengan anggota himpunan kedua (Kodomain/Kawan).
- Domain: Daerah asal atau seluruh anggota himpunan pertama yang memuat pasangan.
- Kodomain: Daerah kawan atau seluruh anggota himpunan kedua.
- Range: Daerah hasil atau anggota kodomain yang benar-benar mendapat pasangan dari domain.
Bentuk Penyajian Relasi
Diagram Panah: Menghubungkan titik asal ke titik tujuan menggunakan tanda panah.
Himpunan Pasangan Berurutan: Ditulis dalam format {(a1, b1), (a2, b2)}.
Diagram Kartesius: Sumbu horizontal (X) mewakili himpunan asal, sumbu vertikal (Y) mewakili himpunan kawan.
Contoh
Diketahui himpunan A = {Bela, Ade, Ana} dan himpunan B = {Matematika, IPA, IPS}.
Relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah "pelajaran yang disukai":
Bela menyukai Matematika dan IPA.
Ade menyukai Matematika.
Ana menyukai IPS.
Sajikan relasi tersebut dalam bentuk Himpunan Pasangan Berurutan!
Jawaban:
{(Bela), (Matematika), (Bela, IPA), (Ade, Matematika), (Ana, IPS)}
Media/Alat peraga:
Selesaikanlah soal-soal berikut dengan baik dan tepat!
1. Diketahui himpunan A = {1, 2, 3, 4} dan himpunan B = {2, 4, 6, 8}. Jika relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah "setengah dari", tentukan himpunan pasangan berurutannya!
2. Diketahui himpunan P = {2, 3, 4} dan Q = {4, 9, 16}. Relasi dari P ke Q yang menghubungkan angka-angka tersebut adalah "akar dari" atau "kuadrat dari"?
Kesimpulan
Aturan yang menghubungkan atau memetakan anggota satu himpunan (domain) ke anggota himpunan lainnya (kodomain). Berbeda dengan fungsi, relasi tidak memiliki aturan mengikat. Satu anggota domain boleh dipasangkan dengan lebih dari satu anggota kodomain, atau bahkan tidak memiliki pasangan sama sekali.
Refleksi
Pemahaman Konsep: Apakah saya sudah bisa membedakan antara domain, kodomain, dan range dalam suatu diagram?
Keterampilan: Metode penyajian relasi mana yang paling mudah saya pahami (Diagram Panah, Pasangan Berurutan, atau Kartesius)? Mengapa?
Penerapan: Dapatkah saya menemukan contoh relasi lain yang ada di kehidupan sehari-hari (selain makanan favorit atau hobi)?
Catatan
Tantangan yang Sering Dihadapi:
Ketelitian dalam membandingkan pecahan yang penyebutnya berbeda atau saat membandingkan pecahan biasa langsung dengan bilangan desimal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar