Rabu, 13 Mei 2026

Math

 Identitas

Nama guru: Endah Septasari, S.Pd

Mata pelajaran: Matematika

Hari/tanggal: Rabu/12 Mei 2026

Kelas: VIII

Materi: Statistika dan Peluang

Tujuan pembelajaran

Murid dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang dan frekuensi relatif untuk menentukan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana (semua hasil percobaan dapat muncul secara merata).
Murid dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang (peluang teoritik)

Materi pembelajaran (inti pembahasan)

Peluang adalah kemungkinan terjadinya sesuatuSebelum kita membahas tentang peluang mari pahami terlebih dahulu tentang titik sampel dan ruang sampel pada video berikut:

https://www.youtube.com/watch?v=TYV87PhZyUM


Peluang empirik adalah kemungkinan yang dihitung dari hasil suatu kejadian atau percobaan yang ada. Bisa juga diartikan kalo peluang empiris itu perbandingan antara banyak kejadian dengan percobaan yang dilakukan

Rumus Peluang Empirik

Peluang empirik = banyak kejadian : banyak percobaan

n(P)= n(A) : n(S)

Keterangan:

n(P) = nilai peluang
n(A) = frekuensi kejadian yang diharapkan
n(S) = Frekuensi seluruh percobaan

·    Contoh:

     Pada pertandingan sepak bola yang dilaksanakan sebanyak 20 kali, ternyata Tim Indonesia menang 12 kali, seri 6 kali dan kalah 2 kali. Berapakah peluang Tim Indonesia akan menang?Jawabannya:

  • Pertandingan sepak bola dilaksanakan sebanyak 20 kali, berarti n(S) = 20

  • Indonesia telah meraih kemenangan sebanyak 12 kali, berarti n(a) = 12

Masukkan rumus dari peluang empirik, yaitu n(P) = n(a) : n(s)

Maka, peluang tim Indonesia meraih kemenangan adalah 12 : 20 = 3/5

Assesment

Selesaikanlah soal-soal berikut dengan tepat!

1. Pada pertandingan sepak bola yang dilaksanakan sebanyak 20 kali, ternyata tim Indonesia menang 12 kali, seri 6 kali, dan kalah 2 kali. Berapakah peluang Tim Indonesia akan menang?
2. Sebuah koin dilempar sebanyak 10 kali. Hasilnya adalah A, A, G, G, G, A, G, G, A, G. Berapakah peluang empiris muncul sisi angka (A)?

3. Sebuah dadu dilempar sebanyak 30 kali. Mata dadu 5 muncul sebanyak 6 kali. Tentukan peluang empiris muncul mata dadu 5!

4. Dadu dilempar 50 kali dengan hasil:
  • Mata 1: 8 kali
  • Mata 2: 7 kali
  • Mata 3: 10 kali
  • Mata 4: 9 kali
  • Mata 5: 11 kali
  • Mata 6: 5 kali
    Berapakah peluang empiris muncul mata dadu prima (2, 3, atau 5)?


Refleksi 






 Identitas

Nama guru: Endah Septasari, S.Pd

Mata pelajaran: Matematika

Hari/tanggal: Rabu/13 Mei 2026

Kelas: VII

Materi: Data dan Penyajian Data

Tujuan pembelajaran

Merumuskan pertanyaan, mengumpulkan, menyajikan, dan menganalisis data untuk menjawab pertanyaan dari situasi atau masalah

Materi pembelajaran (inti pembahasan)

Diagram lingkaran biasanya digunakan untuk menyajikan data yang dapat dikategorikan/dikelompokkan.

Jika juring dinyatakan dalam persen, maka untuk satu lingkaran penuh, total persentasenya adalah 100%. Sementara itu, jika juring dinyatakan dalam derajat, maka untuk satu lingkaran penuh, total sudutnya adalah 360o.









Contoh perhitungan

Terdapat data tinggi badan siswa kelas 7A sebagai berikut:

139, 137, 135, 135, 136, 137, 138, 139, 137, 138, 135, 136, 137, 139, 137, 137, 138, 135, 137, 136, 139, 137, 135, 136, 138, 138, 136, 137, 137, 136. sajikan dalam bentuk diagram lingkaran!


















Cara menyajikan data dalam bentuk diagram lingkaran:

https://www.youtube.com/watch?v=CK_yPGZaB84


Assesment

Selesaikanlah soal-soal berikut dengan tepat!

Data ekstrakurikuler 40 siswa kelas VII:
  • Futsal: 20 siswa
  • Tari: 10 siswa
  • Musik: 6 siswa
  • Sains: 4 siswa
Buatlah diagram lingkaran dalam bentuk derajat atau dalam bentuk persen (pilih salah satu)!

Refleksi 


Selasa, 05 Mei 2026

Daring Matematika Kelas 7

 Identitas

Nama guru: Endah Septasari, S.Pd

Mata pelajaran: Matematika

Hari/tanggal: Selasa/05 Mei 2026

Kelas: VII

Materi: Data dan Penyajian Data

Tujuan pembelajaran

Merumuskan pertanyaan, mengumpulkan, menyajikan, dan menganalisis data untuk menjawab pertanyaan dari situasi atau masalah

Materi pembelajaran (inti pembahasan)

Data adalah kumpulan keterangan atau fakta (datum) yang diperoleh dari pengamatan, objek, atau narasumber.

Jenis Data:

  • Data Kategori (Kualitatif): Bukan angka, contoh: nama siswa, hobi, warna kesukaan.
  • Data Numerik (Kuantitatif): Berupa angka, contoh: tinggi badan, nilai ujian, jumlah gol
Penyajian Data dalam Tabel
Tabel menyusun data dalam format baris dan kolom agar sistematis.
1. Tabel Baris-Kolom: Tabel tunggal untuk data sederhana
Tabel baris dan kolom adalah tabel yang hanya memiliki satu kategori/kelompok saja.









2. Tabel Kontingensi: Digunakan untuk data dengan lebih dari satu kategori (misal: jumlah siswa berdasarkan jenis kelamin dan kelas)
Tabel kontingensi adalah tabel yang datanya memiliki lebih dari satu kategori/kelompok.









3. Tabel Distribusi Frekuensi: Data yang dikelompokkan dalam interval nilai tertentu.
Tabel distribusi frekuensi adalah tabel yang digunakan untuk data yang dikelompokkan dalam suatu interval/selang nilaiSetiap interval nilai memiliki frekuensi (banyak data).








Data dikelompokkan terlebih dahulu ke dalam beberapa interval. Kalau pada gambar, terdapat 4 interval, yaitu 61-70 (nilai 61 sampai 70), 71-80 (nilai 71 sampai 80), dan seterusnya. Setiap interval harus memiliki panjang yang sama. Contohnya, interval 61-70 memiliki panjang 10 (dari 61 sampai 70, totalnya ada 10), begitu juga dengan interval 71-80, dan interval-interval lainnya.

Cara menyajikan data dalam bentuk tabel:

https://www.youtube.com/watch?v=3x5rECcB50k


Assesment

Selesaikanlah soal-soal berikut dengan tepat!

1. Berikut adalah nilai ulangan Matematika kelas VII:
70, 80, 70, 90, 80, 70, 100, 80, 70, 90, 80, 70, 100, 90, 80
Sajikan data di atas dalam bentuk tabel lalu analisis berapa nilai paling banyak yang didapat oleh murid!
2. Tanyakan ukuran sepatu kepada anggota keluargamu, lalu sajikan dalam bentuk tabel. Ukuran sepatu siapakah yang paling besar si keluargamu?

Refleksi