Kamis, 17 September 2026

Grade 9 n Grade 8

 IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Mata Pelajaran : Matematika

Hari/Tanggal : Kamis/17 September 2026

Fase/Kelas : D/IX

Materi : Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar

Pertemuan Ke : 4

Capaian Pembelajaran (CP) Umum :

Murid dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi) titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah.

Tujuan Pembelajaran (TP) Umum :

Murid dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi) titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah.

2. Murid dapat melakukan transformasi tunggal translasi titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. TM2

Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 2

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

menjelaskan arti pergeseran atau translasi pada suatu objek.
menghitung posisi titik baru setelah digeser.
membaca soal cerita atau masalah sehari-hari tentang pergeseran posisi.

Materi

- Apersepsi singkat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

- Akhlak Niat karena Allah
Belajar matematika bukan sekadar mencari nilai bagus atau pujian, melainkan untuk mengasah akal dan memahami keteraturan alam ciptaan-Nya.

- Materi singkat 
Translasi adalah perpindahan posisi suatu bangun datar berdasarkan arah dan jarak tertentu tanpa mengubah bentuk, ukuran, atau orientasinya.
Rumus Titik Bayangan:
Jika sebuah titik awal A(x, y) ditranslasikan oleh T(a, b), maka koordinat bayangannya A' dihitung dengan rumus:
x'=x+a
y'=y+b
Ditulis secara koordinat:


Translasi pada Bangun Datar
  • Dilakukan dengan mencari bayangan dari setiap titik sudut bangun datar tersebut menggunakan rumus translasi.
  • Menghubungkan titik-titik bayangan (A', B', C', ...) untuk membentuk bangun datar yang baru.
  • Ukuran dan bentuk bangun datar bayangan tetap persis sama dengan bangun aslinya.

Media/Alat peraga: Video pembelajaran

 

Selesaikanlah soal-soal berikut dengan baik dan tepat!

1. Sebuah papan reklame mini berbentuk segitiga siku-siku dipasang pada bidang koordinat dengan titik-titik sudut K(1, 2), L(4, 2), dan M(1, 6). Papan tersebut digeser oleh pekerja menggunakan aturan translasi T = (3,  -4) agar posisinya pas di atas papan nama toko. Tentukan byangan titik tersebut dan buatlah gambar pada titik koordinatnya.



Kesimpulan

Translasi adalah perpindahan posisi suatu bangun datar berdasarkan arah dan jarak tertentu tanpa mengubah bentuk, ukuran, atau orientasinya. Murid diharapkan dapat menentukan koordinat titik sudut baru dari suatu bangun datar dan menggambarkan hasil translasinya pada bidang koordinat dengan benar.

Refleksi

Metode visualisasi menggunakan media konkret atau aplikasi grafik sangat membantu murid memahami konsep pergeseran arah positif dan negatif pada sumbu X dan Y. Kendala utama yang muncul adalah ketelitian murid dalam menjumlahkan bilangan negatif dan positif pada koordinat

Catatan

Perlu penekanan kembali pada pemahaman arah panah koordinat Kartesius (kanan/atas bernilai positif, kiri/bawah bernilai negatif) agar tidak terjadi kesalahan hitung.





IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Mata Pelajaran : Matematika

Hari/Tanggal : Kamis/17 September 2026

Fase/Kelas : D/VIII

Materi :  Relasi dan Fungsi

Pertemuan Ke : 5

Capaian Pembelajaran (CP) Umum :

Murid dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) serta menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik

Tujuan Pembelajaran (TP) Umum :

Murid dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) serta menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik

4. Murid dapat menghitung nilai fungsi TM2

Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 4

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

memahami definisi fungsi sebagai relasi khusus.

Murid mengenal komponen pembentuk fungsi.

Murid dapat menuliskan dan membaca fungsi dengan berbagai cara penyajian.

Materi

- Apersepsi singkat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

- Akhlak Niat karena Allah
Belajar matematika bukan sekadar mencari nilai bagus atau pujian, melainkan untuk mengasah akal dan memahami keteraturan alam ciptaan-Nya.

- Materi singkat 

Menghitung nilai fungsi berarti memasukkan (mensubstitusikan) suatu nilai dari daerah asal (domain atau variabel x) ke dalam rumus fungsi f(x). Hasil penggantian tersebut adalah nilai fungsi atau bayangan dari x.
Cara Menghitung Nilai Fungsi
Jika diketahui rumus suatu fungsi, ganti setiap variabel x pada rumus tersebut dengan nilai yang ditentukan. 
Contoh Soal 1
Diketahui rumus fungsi f(x) = 3x + 5.
Tentukan nilai dari f(2)!
Penyelesaian:
  • Ganti x dengan angka 2:
    f(2) = 3(2) + 5
    f(2) = 6 + 5
    f(2) = 11

Media/Alat peraga: Video dan proyektor


Selesaikanlah soal-soal berikut dengan baik dan tepat!

1. Aulia mulai menabung dengan saldo awal Rp20.000 di celengannya. Setiap hari (x), ia memasukkan uang sebesar Rp5.000. Rumus fungsi tabungan Rina adalah f(x) = 5.000x + 20.000. Berapa total uang tabungan Rina setelah menabung selama 10 hari?

2. Sebuah pabrik mainan merumuskan biaya produksi harian (dalam ribuan rupiah) sebagai fungsi f(x) = 40x + 100, di mana x adalah jumlah mainan yang diproduksi. Jika pada suatu hari biaya produksi yang dikeluarkan adalah Rp900.000 atau f(x) = 900, tentukan jumlah mainan (x) yang diproduksi!


Kesimpulan

Menghitung nilai fungsi berarti memasukkan (mensubstitusikan) suatu nilai dari daerah asal (domain atau variabel x) ke dalam rumus fungsi f(x). Hasil penggantian tersebut adalah nilai fungsi atau bayangan dari x. Murid tidak hanya menghafal rumus, tetapi mulai memahami bahwa nilai fungsi sangat bergantung pada nilai input yang dimasukkan.

Refleksi

Pemberian lembar kerja yang bertahap (dari yang mudah ke yang menantang) agar berhasil membangun rasa percaya diri murid.


Catatan


Rabu, 16 September 2026

Grade 7 n Grade 8

 IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Mata Pelajaran : Matematika

Hari/Tanggal : Rabu/16 September 2026

Fase/Kelas : D/VII

Materi : Aljabar

Pertemuan Ke : 5

Capaian Pembelajaran (CP) Umum :

Menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar; menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen.

Tujuan Pembelajaran (TP) Umum :

Murid dapat menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen.
5. Murid dapat menggunakan pembagian untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen.
Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 5

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

memahami kembali arti pembagian pada bentuk aljabar sederhana
Murid menggunakan sifat distributif pembagian terhadap penjumlahan atau pengurangan pada bentuk aljabar.
melakukan operasi pembagian bentuk aljabar untuk menyederhanakan ekspresi menjadi bentuk lain yang nilainya tetap sama (ekuivalen).

Materi

- Apersepsi singkat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

- Akhlak Niat karena Allah
Belajar matematika bukan sekadar mencari nilai bagus atau pujian, melainkan untuk mengasah akal dan memahami keteraturan alam ciptaan-Nya.

- Materi singkat 
Bentuk aljabar yang ekuivalen adalah bentuk aljabar yang memiliki nilai atau arti yang sama meskipun dituliskan dalam bentuk yang berbeda. Operasi pembagian pada aljabar digunakan untuk menyederhanakan suatu bentuk pecahan aljabar atau mendistribusikan pembagian terhadap suku-suku di dalamnya.

Sifat distributif pembagian pada penjumlahan/pengurangan:




Atau membagi suku-suku dengan faktor persekutuan terbesar (FPB) dari koefisiennya.

Contoh

Sederhanakan bentuk aljabar berikut:




Cara Penyelesaian:
Bagikan setiap suku dengan 4x:









Tips Belajar Materi Ini
  • Gunakan FPB: Cari FPB dari koefisien angka dan variabel yang ada di pembilang dan penyebut.
  • Pahami Sifat Distributif: Tunjukkan bahwa pembagian adalah kebalikan dari perkalian distributif.

Media/Alat peraga: Video, Proyektor

 

Selesaikanlah soal-soal berikut dengan baik dan tepat!

1. Sederhanakan bentuk aljabar berikut:


2. Seorang petani memanen buah jeruk sebanyak (12x + 18) buah. Seluruh jeruk tersebut akan dimasukkan ke dalam 6 kotak dengan jumlah yang sama rata. Tentukan bentuk aljabar yang menunjukkan banyaknya jeruk di setiap kotak!



Kesimpulan

Operasi pembagian pada aljabar digunakan untuk menyederhanakan suatu bentuk pecahan aljabar atau mendistribusikan pembagian terhadap suku-suku di dalamnya. Murid dapat memahami bahwa pembagian tidak mengubah nilai dari bentuk aljabar tersebut, melainkan hanya mengubah bentuknya menjadi lebih sederhana dan ekuivalen (senilai).

Refleksi

Tantangan Utama yaitu mengidentifikasi faktor yang sama pada suku-suku aljabar yang kompleks. Murid menyadari bahwa prinsip pembagian aljabar sebenarnya sama dengan penyederhanaan pecahan biasa pada bilangan bulat. 

Catatan

Alhamdulillah tujuan pembelajaran tercapai, murid dapat menggunakan pembagian untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen.






IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Mata Pelajaran : Matematika

Hari/Tanggal : Rabu/16 September 2026

Fase/Kelas : D/VIII

Materi :  Relasi dan Fungsi

Pertemuan Ke : 4

Capaian Pembelajaran (CP) Umum :

Murid dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) serta menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik

Tujuan Pembelajaran (TP) Umum :

Murid dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) serta menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik

4. Murid dapat menghitung nilai fungsi

Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 4

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

memahami definisi fungsi sebagai relasi khusus.

Murid mengenal komponen pembentuk fungsi.

Murid dapat menuliskan dan membaca fungsi dengan berbagai cara penyajian.

Materi

- Apersepsi singkat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

- Akhlak Niat karena Allah
Belajar matematika bukan sekadar mencari nilai bagus atau pujian, melainkan untuk mengasah akal dan memahami keteraturan alam ciptaan-Nya.

- Materi singkat 
Menghitung nilai fungsi berarti memasukkan (mensubstitusikan) suatu nilai dari daerah asal (domain atau variabel x) ke dalam rumus fungsi f(x). Hasil penggantian tersebut adalah nilai fungsi atau bayangan dari x.
Cara Menghitung Nilai Fungsi
Jika diketahui rumus suatu fungsi, ganti setiap variabel x pada rumus tersebut dengan nilai yang ditentukan. 
Contoh Soal 1
Diketahui rumus fungsi f(x) = 3x + 5.
Tentukan nilai dari f(2)!
Penyelesaian:
  • Ganti x dengan angka 2:
    f(2) = 3(2) + 5
    f(2) = 6 + 5
    f(2) = 11

Media/Alat peraga: Video dan proyektor


Selesaikanlah soal-soal berikut dengan baik dan tepat!

Sebelum menjawab soal-soal berikut, silahkan tuliskan jawaban soal nomor 1 di kolom komentar pada postingan blogger!

1. Diketahui suatu fungsi linear f(x) = 3x - 5. Tentukan nilai dari f(4)!

2. Diketahui sebuah fungsi linear f(x) = 5x - 3. Jika nilai dari f(x) = 17, berapakah nilai x?

3. Sebuah perusahaan taksi menetapkan tarif awal Rp10.000, ditambah Rp4.000 untuk setiap kilometer (x) yang ditempuh. Rumus fungsi biaya perjalanan adalah f(x) = 4000x + 10000. Berapa total biaya yang harus dibayar oleh Budi jika ia menggunakan taksi tersebut sejauh 5 km?

4. Lembaga bimbingan belajar mematok biaya pendaftaran sebesar Rp50.000 dan biaya per pertemuan les sebesar Rp30.000. Jika (x) adalah jumlah pertemuan yang diikuti, fungsi biayanya adalah f(x) = 30000x + 50000. Hitunglah total biaya les jika seorang siswa mengikuti 4 kali pertemuan dalam sebulan!


Kesimpulan

Menghitung nilai fungsi berarti memasukkan (mensubstitusikan) suatu nilai dari daerah asal (domain atau variabel x) ke dalam rumus fungsi f(x). Hasil penggantian tersebut adalah nilai fungsi atau bayangan dari x. Murid tidak hanya menghafal rumus, tetapi mulai memahami bahwa nilai fungsi sangat bergantung pada nilai input yang dimasukkan.

Refleksi

Pemberian lembar kerja yang bertahap (dari yang mudah ke yang menantang) agar berhasil membangun rasa percaya diri murid.


Catatan

Murid sudah memahami tujuan pembelajaran hari ini hanya saya beberapa murid sedikit lebih lama dalam penyelesaian soal yang diberikan