Senin, 24 Agustus 2026

Grade 9 n Grade 7 Math

IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Hari / Tanggal : Senin, 24 Agustus 2026

Fase / Kelas : D/IX

Mata Pelajaran : Matematika

Materi : Bilangan Berpangkat dan akar

Pertemuan Ke : 7

Apersepsi : 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu. Allah Maha Khaliq (Pencipta), Allah Maha Malik (Memelihara) dan Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki).

 

Capaian Pembelajaran (CP) :

Membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah

 

Tujuan Pembelajaran (TP) :

Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah

Mindful (Kesadaran Penuh & Reflektif)

Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan bentuk akar secara fokus melalui visualisasi pola persegi. 

Meaningful (Bermakna & Kontekstual)

Murid memahami aplikasinya pada desain luas lahan

Joyful (Menyenangkan & Mengasyikkan)

Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan bentuk akar melalui teka-teki pasang-pasangkan kartu 

 

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

Mengamati dan mencatat berbagai jenis data

Menghitung ukuran fisik benda persegi di sekitar kelas yang luasnya diketahui

Bingo Bentuk Akar: Memocokkan nilai akar dengan estimasi bilangan bulat terdekat.

 

Model / Metode : PBL

Penjabaran Materi :

Mari kita ingat kembali materi pada pertemuan sebelumnya tetang bilangan berpangkat positif, berpangkat negatif, berpangkat nol dan berpangkat pecahan. Hari ini kita akan mempelajari tentang bilangan akar.

Ayo Simak Video!


Bentuk akar adalah akar dari suatu bilangan yang hasilnya merupakan bilangan irasional (bukan bilangan bulat atau pecahan biasa).

Contoh:


adalah bentuk akar.

Sebaliknya,


bukan bentuk akar karena hasilnya adalah bilangan rasional


Asesmen

Selesaikanlah soal-soal dengan baik dan tepat!


Kesimpulan / Refleksi :

Berisi dari kesimpulan materi hari ini, kendala pembelajaran hari ini, serta capaian tujuan pembelajaran hari ini.





IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Hari / Tanggal : Senin, 24 Agustus 2026

Fase / Kelas : D/VII

Mata Pelajaran : Matematika

Materi : Bilangan Rasional

Pertemuan Ke : 9

Apersepsi : 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu. Allah Maha Khaliq (Pencipta), Allah Maha Malik (Memelihara) dan Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki).

 

Capaian Pembelajaran (CP) :

Membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah

 

Tujuan Pembelajaran (TP) :

Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan rasional

- Murid mampu melakukan operasi aritmetika (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) pada bilangan rasional untuk menyelesaikan masalah kontekstual

Mindful (Kesadaran Penuh & Reflektif)

Murid menyadari langkah demi langkah dalam menyamakan penyebut atau mengubah bentuk bilangan pecahan

Meaningful (Bermakna & Kontekstual)

Murid memahami konsep matematika dihubungkan langsung dengan situasi kehidupan nyata

Joyful (Menyenangkan & Mengasyikkan)

Pembelajaran dibungkus dengan metode teka-teki dan apresiasi terhadap proses belajar.

 

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

Mengidentifikasi dan merepresentasikan bilangan rasional (pecahan dan desimal) dalam kehidupan sehari-hari melalui fenomena visual.

Menemukan prosedur operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan rasional melalui pemodelan visual dan penyelesaian masalah kontekstual.

Menghubungkan operasi dengan situasi nyata seperti menghitung sisa stok atau bahan resep 


Model / Metode : PBL

Penjabaran Materi :

Ayo Simak Video!

https://www.youtube.com/watch?v=0x6LjKIGU1U


Pecahan adalah suatu bilangan yang merupakan hasil bagi antara bilangan bulat dan bilangan asli dimana bilangan yang dibagi (pembilang) nilainya lebih kecil dari bilangan pembaginya (penyebut).
Contohnya ½ dan 2/4, kedua pecahan tersebut dapat dikatakan senilai karena pada pecahan pertama apabila dikalikan 2 pada pembilang dan pembagi maka hasilnya sama dengan pada pecahan kedua.

Menentukan pecahan senilai dapat dilakukan dengan melakukan pembagian dan perkalian, berikut caranya:

Menentukan Pecahan Senilai dengan Cara Pembagian
Misalnya 4/8, maka

1. Pembilang dan penyebut dibagi dengan bilangan yang sama, misalnya dibagi dengan 2


2. Hasil Pembagian tersebut adalah pecahan yang senilai dengan 4/8 yaitu 2/4

Menentukan Pecahan Senilai dengan Cara Perkalian
Misalnya 2/3, maka

1. Pembilang dan penyebut dikalikan dengan bilangan yang sama. Misalnya dikali dengan 4

2. Hasil perkalian tersebut adalah pecahan yang senilai dengan 2/3

3. Jadi, 2/3 senilai dengan 8/12

Contoh:
Carilah bilangan yang senilai dengan ¾

Jawab:

Masing-masing pembilang dan penyebut 3/4 dikalikan 2 sehingga menghasilkan 6/8.

Jadi, ¾ senilai dengan 6/8


Asesmen

Selesaikanlah soal-soal dengan baik dan tepat!

1.Zianka dan Ufaira sedang membuat kue bersama. Zianka menggunakan 1/2 kg tepung terigu, sedangkan Ufaira menambahkan 2/4 kg tepung terigu ke dalam wadah yang sama. Berapa total berat tepung terigu yang mereka gunakan dalam bentuk pecahan yang paling sederhana?

2. Arya memiliki sebidang tanah. Ia menanami 6/8 bagian tanahnya dengan sayur bayam. Karena ingin menanam cabai, ia mencabut sayuran pada 1/4 bagian tanahnya. Berapa bagian tanah Arya yang masih ditanami sayur bayam?

3. Amel memiliki 3/4 kg tepung terigu. Sebanyak 2/3 dari tepung tersebut digunakan untuk membuat kue. Berapa kg tepung terigu yang digunakan untuk membuat kue?

4. Kalisya mempunyai 7 1/2 liter minyak goreng. Minyak tersebut akan dituangkan ke dalam beberapa botol kecil. Jika setiap botol kecil berisi 3/4 liter, berapa banyak botol yang dibutuhkan Kalisya?


Kesimpulan / Refleksi :

Berisi dari kesimpulan materi hari ini, kendala pembelajaran hari ini, serta capaian tujuan pembelajaran hari ini.

Rabu, 19 Agustus 2026

Grade 7

IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Hari / Tanggal : Rabu, 19 Agustus 2026

Fase / Kelas : D/VII

Mata Pelajaran : Matematika

Materi : Bilangan Rasional

Pertemuan Ke : 8

Apersepsi : 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu. Allah Maha Khaliq (Pencipta), Allah Maha Malik (Memelihara) dan Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki).

 

Capaian Pembelajaran (CP) :

Membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah

 

Tujuan Pembelajaran (TP) :

Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan rasional

Mindful (Kesadaran Penuh & Reflektif)

Peserta didik mampu merefleksikan strategi yang mereka gunakan saat membandingkan dua bilangan rasional yang berbeda bentuk (misalnya pecahan vs desimal) dan menjelaskan proses berpikirnya secara sadar kepada teman sebaya.

Meaningful (Bermakna & Kontekstual)

Peserta didik mampu menganalisis dan membandingkan penawaran diskon dari beberapa brosur supermarket (dalam bentuk persen, pecahan, dan desimal) untuk menentukan produk mana yang memberikan potongan harga paling besar dalam kehidupan sehari-hari.

Joyful (Menyenangkan & Mengasyikkan)

Peserta didik mampu untuk mengurutkan bilangan rasional secara cepat dan akurat dalam kelompok secara antusias dan gembira.

 

 

Model / Metode : PBL

Penjabaran Materi :

Video https://www.youtube.com/watch?v=j8iGU2gI2Vw

Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk pecahan a/b di mana a dan b adalah bilangan bulat dan b tidak sama dengan 0.

Bentuk-Bentuk Bilangan Rasional

  • Pecahan: Terdiri dari pembilang dan penyebut (contoh: 1/2, 3/4).

  • Desimal: Bilangan yang memiliki koma. Bilangan rasional dalam bentuk desimal akan berhenti (terminating) atau memiliki pola angka yang berulang (contoh: 0,25 atau 0,333....).

  • Persen: Pecahan dengan penyebut 100 (contoh: 25% = 25/100 = 0,25)

Membaca dan Menulis

  • Membaca bilangan rasional melibatkan pemahaman nilai tempat, terutama pada bilangan desimal (persepuluhan, perseratusan, dst.).

  • Menuliskan bilangan rasional seringkali memerlukan konversi antar bentuk agar lebih mudah dipahami dalam situasi tertentu (misalnya mengubah semua ke persen saat membandingkan diskon belanja).

Membandingkan dan Mengurutkan

  • Menyamakan Bentuk: Cara termudah membandingkan berbagai bilangan rasional (pecahan, desimal, persen) adalah dengan mengubah semuanya ke dalam satu bentuk yang sama (misalnya semuanya menjadi desimal atau persen).

  • Garis Bilangan: Bilangan rasional dapat ditempatkan pada garis bilangan. Semakin ke kanan nilainya semakin besar, semakin ke kiri nilainya semakin kecil.

  • Penyebut Sama: Jika berbentuk pecahan dengan penyebut yang sama, cukup bandingkan pembilangnya.


Asesmen

1. Resep Terang Bulan membutuhkan 0,75 kg tepung terigu. Bagaimana cara membaca bilangan desimal tersebut dengan tepat?

2. Setelah festival selesai, Vio mencatat keuntungan stan mereka. Keuntungan dari penjualan Es Teh Manis adalah dua per lima dari total modal. Tuliskan bentuk pecahan dan bentuk desimal dari bilangan tersebut!

3. Kelompok kalian mencatat sisa bahan baku di akhir acara:

  • Sisa tepung terigu: 1/2 kg
  • Sisa gula pasir: 0,4 kg
  • Sisa cokelat bubuk: 3/5 kg
Urutkan sisa bahan baku di atas dari yang paling sedikit ke yang paling banyak! Berikan alasan/cara hitungmu.


Kesimpulan / Refleksi :

Berisi dari kesimpulan materi hari ini, kendala pembelajaran hari ini, serta capaian tujuan pembelajaran hari ini.

Senin, 10 Agustus 2026

Grade 9 n Grade 7 Math

 Identitas

Nama guru: Endah Septasari, S.Pd

Mata pelajaran: Matematika

Hari/tanggal: Senin/10 Agustus 2026

Kelas: IX

Materi: Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar

Tujuan pembelajaran

Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan berpangkat bilangan rasional dan bentuk akar, serta sifat-sifatnya 

7. Pengertian bentuk akar


Materi pembelajaran (inti pembahasan)

Mari kita ingat kembali materi pada pertemuan sebelumnya tetang bilangan berpangkat positif, berpangkat negatif, berpangkat nol dan berpangkat pecahan. Hari ini kita akan mempelajari tentang bilangan akar.



Ayo Simak Video!



Assesment

Selesaikanlah soal-soal dengan baik dan tepat!

Refleksi 

Tertunda masuk kelas dikarenakan program literasi sekolah.








Identitas

Nama guru: Endah Septasari, S.Pd

Mata pelajaran: Matematika

Hari/tanggal: Kamis/10 Agustus 2026

Kelas: VII

Materi: Bilangan Bulat

Tujuan pembelajaran

Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan  bulat, bilangan rasional dan bilangan decimal

7. Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan  bulat


Materi pembelajaran (inti pembahasan)

Mari kita ingat kembali materi pada pertemuan sebelumnya tetang bilangan bulat. Hari ini kita akan menyelesaikan soal tentang bilangan bulat tersebut.


Ayo Simak Video!




Assesment

Selesaikanlah soal-soal yang dibagikan oleh guru dengan baik dan tepat sesuai dengan kemampuan masing-masing!


Refleksi  

Satu murid tidak hadir dikarenakan sakit. Alhamdulillah hasil sebagian besar cukup baik walaupun ada murid yang masih keliru dalam mengerjakan soal namun sudah diberikan penjelasan ulang.

Kamis, 06 Agustus 2026

Grade 9 n Grade 8 Math

Identitas

Nama guru: Endah Septasari, S.Pd

Mata pelajaran: Matematika

Hari/tanggal: Kamis/06 Agustus 2026

Kelas: IX

Materi: Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar

Tujuan pembelajaran

Peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan  bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal. 

6. menyelesaikan soal-soal Bilangan berpangkat


Materi pembelajaran (inti pembahasan)

Mari kita ingat kembali materi pada pertemuan sebelumnya tetang bilangan berpangkat positif, berpangkat negatif, berpangkat nol dan berpangkat pecahan. Hari ini kita akan menyelesaikan soal-soal Bilangan berpangkat.

Sifat-sifat bilangan berpangkat pecahan

1. Perkalian Bilangan Berpangkat Pecahan

Rumus atau bentuk umum untuk menghitung bilangan berpangkat pecahan adalah \[a^{\frac{m}{n}} \times a^{\frac{p}{q}} = a^{\frac{m}{n} + \frac{p}{q}}\]

Contoh: \( 2^{\frac{1}{2}} \times 2^{\frac{1}{3}} = 2^{\frac{1}{2} + \frac{1}{3}} = 2^{\frac{3}{6} + \frac{2}{6}} = 2^{\frac{5}{6}} \)

2. Pembagian Bilangan Berpangkat Pecahan

Bentuk umum dari pembagian bilangan berpangkat pecahan yaitu \[\frac{a^{\frac{m}{n}}}{a^{\frac{p}{q}}} = a^{\frac{m}{n} - \frac{p}{q}}\]

Contoh: \( \frac{3^{\frac{2}{3}}}{3^{\frac{1}{4}}} = 3^{\frac{2}{3} - \frac{1}{4}} = 3^{\frac{8}{12} - \frac{3}{12}} = 3^{\frac{5}{12}} \)

3. Pangkat dari Pangkat Pecahan

Sedangkan operasi bilangan berpangkat dari pangkat pecahan memiliki bentuk \[\left( a^{\frac{m}{n}} \right)^{\frac{p}{q}} = a^{\frac{m}{n} \times \frac{p}{q}}\]

Contoh: \( \left( 5^{\frac{2}{3}} \right)^{\frac{3}{4}} = 5^{\frac{2}{3} \times \frac{3}{4}} = 5^{\frac{6}{12}} = 5^{\frac{1}{2}} \)

4. Pembalikan Pangkat Pecahan

Terakhir, bilangan berpangkat memiliki sifat pembalikan pangkat pecahan dengan rumus atau bentuk umum \[a^{-\frac{m}{n}} = \frac{1}{a^{\frac{m}{n}}}\]

Contoh: \( 4^{-\frac{1}{2}} = \frac{1}{4^{\frac{1}{2}}} = \frac{1}{2} \)


Ayo Simak Video!



Assesment

Selesaikanlah soal-soal yang dibagikan oleh guru dengan baik dan tepat sesuai dengan kemampuan masing-masing!


Refleksi 



Identitas

Nama guru: Endah Septasari, S.Pd

Mata pelajaran: Matematika

Hari/tanggal: Kamis/06 Agustus 2026

Kelas: VIII

Materi: Pola Bilangan

Tujuan pembelajaran

Peserta didik dapat mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi pola dalam  bentuk susunan benda(obyek) dan pola bilangan
6. Memprediksi pola barisan geometri (menentukan suku ke n dari barisan geometri)

Materi pembelajaran (inti pembahasan)

Pada pertemuan sebelumnya kita sudah mempelajari tentang barisan geometri. Hari ini kita akan memprediksi suku ke n dari barisan geometri.

Barisan geometri adalah pola yang memiliki pengali atau rasio yang tetap untuk setiap 2 suku yang berdekatan. Rasio pada barisan geometri biasa disimbolkan dengan r. Barisan geometri juga biasa disebut sebagai barisan ukur.

Contoh mencari rasio:

 barisan geometri:

1, 3, 9, 27, 81, ….

Suku pertama (a) dari barisan geometri tersebut adalah 1. Maka r-nya adalah:

mtk 1

Jadi, rasio dari barisan geometri tersebut adalah 3.


Contoh menentukan suku ke-n:

 barisan geometri:

1, 3, 9, 27, 81, ….

Lalu, kita coba cari Un nya. Misalnya n yang mau dicari adalah 6, maka:

Un = arn-1

U6 = ar5

U6 = 1 . 35

U= 1 . 243

U= 243

Jadi, U6 dari barisan geometri tersebut adalah 243.


Contoh menentukan rumus suku ke-n:

Tentukan rumus suku ke-n dari barisan geometri 3,6,12,24,...

Jawab:

Diketehui:

a = 3

r = 6/3 = 2

 

Ditanya: Rumus sukuk ke-n

Jawab:

Un = a.rn-1

Un = 3 x 2n-1

Maka rumus suku ke-n dari barisan geometri tersebut adalah Un = 3 x 2n-1


Ayo Simak Video!

Assesment

Selesaikanlah soal-soal berikut dengan tepat!

1. Diketahui barisan geometri: 2, 6, 18, 54,... .
Tentukan suku ke-6 dari barisan geometri tersebut!
2. Diketahui barisan geometri: 3, 6, 12, 24,... 
Tentukan rumus suku ke-n dari barisan geometri tersebut!

Refleksi 
kegiatan belajar berjalan dengan lancar. Murid dapat menentukan suku ken dan rumus suku ke n dari barisan goemetri. diawal ada satu murid yang memerlukan bantuan saat proses belajar namun setelah pendampingan murid tersebut dapat menyelesaikan masalahnya.