Rabu, 19 Agustus 2026

Grade 7

IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Hari / Tanggal : Rabu, 19 Agustus 2026

Fase / Kelas : D/VII

Mata Pelajaran : Matematika

Materi : Bilangan Rasional

Pertemuan Ke : 8

Apersepsi : 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu. Allah Maha Khaliq (Pencipta), Allah Maha Malik (Memelihara) dan Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki).

 

Capaian Pembelajaran (CP) :

Membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah

 

Tujuan Pembelajaran (TP) :

Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan rasional

Mindful (Kesadaran Penuh & Reflektif)

Peserta didik mampu merefleksikan strategi yang mereka gunakan saat membandingkan dua bilangan rasional yang berbeda bentuk (misalnya pecahan vs desimal) dan menjelaskan proses berpikirnya secara sadar kepada teman sebaya.

Meaningful (Bermakna & Kontekstual)

Peserta didik mampu menganalisis dan membandingkan penawaran diskon dari beberapa brosur supermarket (dalam bentuk persen, pecahan, dan desimal) untuk menentukan produk mana yang memberikan potongan harga paling besar dalam kehidupan sehari-hari.

Joyful (Menyenangkan & Mengasyikkan)

Peserta didik mampu untuk mengurutkan bilangan rasional secara cepat dan akurat dalam kelompok secara antusias dan gembira.

 

 

Model / Metode : PBL

Penjabaran Materi :

Video https://www.youtube.com/watch?v=j8iGU2gI2Vw

Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk pecahan a/b di mana a dan b adalah bilangan bulat dan b tidak sama dengan 0.

Bentuk-Bentuk Bilangan Rasional

  • Pecahan: Terdiri dari pembilang dan penyebut (contoh: 1/2, 3/4).

  • Desimal: Bilangan yang memiliki koma. Bilangan rasional dalam bentuk desimal akan berhenti (terminating) atau memiliki pola angka yang berulang (contoh: 0,25 atau 0,333....).

  • Persen: Pecahan dengan penyebut 100 (contoh: 25% = 25/100 = 0,25)

Membaca dan Menulis

  • Membaca bilangan rasional melibatkan pemahaman nilai tempat, terutama pada bilangan desimal (persepuluhan, perseratusan, dst.).

  • Menuliskan bilangan rasional seringkali memerlukan konversi antar bentuk agar lebih mudah dipahami dalam situasi tertentu (misalnya mengubah semua ke persen saat membandingkan diskon belanja).

Membandingkan dan Mengurutkan

  • Menyamakan Bentuk: Cara termudah membandingkan berbagai bilangan rasional (pecahan, desimal, persen) adalah dengan mengubah semuanya ke dalam satu bentuk yang sama (misalnya semuanya menjadi desimal atau persen).

  • Garis Bilangan: Bilangan rasional dapat ditempatkan pada garis bilangan. Semakin ke kanan nilainya semakin besar, semakin ke kiri nilainya semakin kecil.

  • Penyebut Sama: Jika berbentuk pecahan dengan penyebut yang sama, cukup bandingkan pembilangnya.


Asesmen

1. Resep Terang Bulan membutuhkan 0,75 kg tepung terigu. Bagaimana cara membaca bilangan desimal tersebut dengan tepat?

2. Setelah festival selesai, Vio mencatat keuntungan stan mereka. Keuntungan dari penjualan Es Teh Manis adalah dua per lima dari total modal. Tuliskan bentuk pecahan dan bentuk desimal dari bilangan tersebut!

3. Kelompok kalian mencatat sisa bahan baku di akhir acara:

  • Sisa tepung terigu: 1/2 kg
  • Sisa gula pasir: 0,4 kg
  • Sisa cokelat bubuk: 3/5 kg
Urutkan sisa bahan baku di atas dari yang paling sedikit ke yang paling banyak! Berikan alasan/cara hitungmu.


Kesimpulan / Refleksi :

Berisi dari kesimpulan materi hari ini, kendala pembelajaran hari ini, serta capaian tujuan pembelajaran hari ini.

Senin, 10 Agustus 2026

Grade 9 n Grade 7 Math

 Identitas

Nama guru: Endah Septasari, S.Pd

Mata pelajaran: Matematika

Hari/tanggal: Senin/10 Agustus 2026

Kelas: IX

Materi: Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar

Tujuan pembelajaran

Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan berpangkat bilangan rasional dan bentuk akar, serta sifat-sifatnya 

7. Pengertian bentuk akar


Materi pembelajaran (inti pembahasan)

Mari kita ingat kembali materi pada pertemuan sebelumnya tetang bilangan berpangkat positif, berpangkat negatif, berpangkat nol dan berpangkat pecahan. Hari ini kita akan mempelajari tentang bilangan akar.



Ayo Simak Video!



Assesment

Selesaikanlah soal-soal dengan baik dan tepat!

Refleksi 

Tertunda masuk kelas dikarenakan program literasi sekolah.








Identitas

Nama guru: Endah Septasari, S.Pd

Mata pelajaran: Matematika

Hari/tanggal: Kamis/10 Agustus 2026

Kelas: VII

Materi: Bilangan Bulat

Tujuan pembelajaran

Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan  bulat, bilangan rasional dan bilangan decimal

7. Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan  bulat


Materi pembelajaran (inti pembahasan)

Mari kita ingat kembali materi pada pertemuan sebelumnya tetang bilangan bulat. Hari ini kita akan menyelesaikan soal tentang bilangan bulat tersebut.


Ayo Simak Video!




Assesment

Selesaikanlah soal-soal yang dibagikan oleh guru dengan baik dan tepat sesuai dengan kemampuan masing-masing!


Refleksi  

Satu murid tidak hadir dikarenakan sakit. Alhamdulillah hasil sebagian besar cukup baik walaupun ada murid yang masih keliru dalam mengerjakan soal namun sudah diberikan penjelasan ulang.

Kamis, 06 Agustus 2026

Grade 9 n Grade 8 Math

Identitas

Nama guru: Endah Septasari, S.Pd

Mata pelajaran: Matematika

Hari/tanggal: Kamis/06 Agustus 2026

Kelas: IX

Materi: Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar

Tujuan pembelajaran

Peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan  bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal. 

6. menyelesaikan soal-soal Bilangan berpangkat


Materi pembelajaran (inti pembahasan)

Mari kita ingat kembali materi pada pertemuan sebelumnya tetang bilangan berpangkat positif, berpangkat negatif, berpangkat nol dan berpangkat pecahan. Hari ini kita akan menyelesaikan soal-soal Bilangan berpangkat.

Sifat-sifat bilangan berpangkat pecahan

1. Perkalian Bilangan Berpangkat Pecahan

Rumus atau bentuk umum untuk menghitung bilangan berpangkat pecahan adalah \[a^{\frac{m}{n}} \times a^{\frac{p}{q}} = a^{\frac{m}{n} + \frac{p}{q}}\]

Contoh: \( 2^{\frac{1}{2}} \times 2^{\frac{1}{3}} = 2^{\frac{1}{2} + \frac{1}{3}} = 2^{\frac{3}{6} + \frac{2}{6}} = 2^{\frac{5}{6}} \)

2. Pembagian Bilangan Berpangkat Pecahan

Bentuk umum dari pembagian bilangan berpangkat pecahan yaitu \[\frac{a^{\frac{m}{n}}}{a^{\frac{p}{q}}} = a^{\frac{m}{n} - \frac{p}{q}}\]

Contoh: \( \frac{3^{\frac{2}{3}}}{3^{\frac{1}{4}}} = 3^{\frac{2}{3} - \frac{1}{4}} = 3^{\frac{8}{12} - \frac{3}{12}} = 3^{\frac{5}{12}} \)

3. Pangkat dari Pangkat Pecahan

Sedangkan operasi bilangan berpangkat dari pangkat pecahan memiliki bentuk \[\left( a^{\frac{m}{n}} \right)^{\frac{p}{q}} = a^{\frac{m}{n} \times \frac{p}{q}}\]

Contoh: \( \left( 5^{\frac{2}{3}} \right)^{\frac{3}{4}} = 5^{\frac{2}{3} \times \frac{3}{4}} = 5^{\frac{6}{12}} = 5^{\frac{1}{2}} \)

4. Pembalikan Pangkat Pecahan

Terakhir, bilangan berpangkat memiliki sifat pembalikan pangkat pecahan dengan rumus atau bentuk umum \[a^{-\frac{m}{n}} = \frac{1}{a^{\frac{m}{n}}}\]

Contoh: \( 4^{-\frac{1}{2}} = \frac{1}{4^{\frac{1}{2}}} = \frac{1}{2} \)


Ayo Simak Video!



Assesment

Selesaikanlah soal-soal yang dibagikan oleh guru dengan baik dan tepat sesuai dengan kemampuan masing-masing!


Refleksi 



Identitas

Nama guru: Endah Septasari, S.Pd

Mata pelajaran: Matematika

Hari/tanggal: Kamis/06 Agustus 2026

Kelas: VIII

Materi: Pola Bilangan

Tujuan pembelajaran

Peserta didik dapat mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi pola dalam  bentuk susunan benda(obyek) dan pola bilangan
6. Memprediksi pola barisan geometri (menentukan suku ke n dari barisan geometri)

Materi pembelajaran (inti pembahasan)

Pada pertemuan sebelumnya kita sudah mempelajari tentang barisan geometri. Hari ini kita akan memprediksi suku ke n dari barisan geometri.

Barisan geometri adalah pola yang memiliki pengali atau rasio yang tetap untuk setiap 2 suku yang berdekatan. Rasio pada barisan geometri biasa disimbolkan dengan r. Barisan geometri juga biasa disebut sebagai barisan ukur.

Contoh mencari rasio:

 barisan geometri:

1, 3, 9, 27, 81, ….

Suku pertama (a) dari barisan geometri tersebut adalah 1. Maka r-nya adalah:

mtk 1

Jadi, rasio dari barisan geometri tersebut adalah 3.


Contoh menentukan suku ke-n:

 barisan geometri:

1, 3, 9, 27, 81, ….

Lalu, kita coba cari Un nya. Misalnya n yang mau dicari adalah 6, maka:

Un = arn-1

U6 = ar5

U6 = 1 . 35

U= 1 . 243

U= 243

Jadi, U6 dari barisan geometri tersebut adalah 243.


Contoh menentukan rumus suku ke-n:

Tentukan rumus suku ke-n dari barisan geometri 3,6,12,24,...

Jawab:

Diketehui:

a = 3

r = 6/3 = 2

 

Ditanya: Rumus sukuk ke-n

Jawab:

Un = a.rn-1

Un = 3 x 2n-1

Maka rumus suku ke-n dari barisan geometri tersebut adalah Un = 3 x 2n-1


Ayo Simak Video!

Assesment

Selesaikanlah soal-soal berikut dengan tepat!

1. Diketahui barisan geometri: 2, 6, 18, 54,... .
Tentukan suku ke-6 dari barisan geometri tersebut!
2. Diketahui barisan geometri: 3, 6, 12, 24,... 
Tentukan rumus suku ke-n dari barisan geometri tersebut!

Refleksi 
kegiatan belajar berjalan dengan lancar. Murid dapat menentukan suku ken dan rumus suku ke n dari barisan goemetri. diawal ada satu murid yang memerlukan bantuan saat proses belajar namun setelah pendampingan murid tersebut dapat menyelesaikan masalahnya.

Rabu, 05 Agustus 2026

Grade 7 n Grade 8 Math

Identitas

Nama guru: Endah Septasari, S.Pd

Mata pelajaran: Matematika

Hari/tanggal: Rabu/05 Agustus 2026

Kelas: VII

Materi: Bilangan Bulat

Tujuan pembelajaran

Peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan  bulat, bilangan rasional dan bilangan decimal

6. Bentuk baku


Materi pembelajaran (inti pembahasan)

Bentuk baku, atau notasi ilmiah, adalah cara menulis bilangan yang sangat besar arau sangat kecil agar lebih mudah dibaca dan ditulis. Dalam bentuk baku, bilangan ditulis sebagai hasil kali dua faktor: faktor pertama adalah bilangan antara 1 dan 10 (termasuk 1), dan faktor kedua adalah perpangkatan dari 10. 





Assesment

Selesaikanlah soal-soal berikut dengan tepat!

1. Bentuk baku dari 125.000 adalah...

2. Bentuk baku dari 0,0075 adalah...


Refleksi  

Alhamdulillah seluruh murid dapat menyelesaikan assesmen dengan baik.





    Identitas

    Nama guru: Endah Septasari, S.Pd

    Mata pelajaran: Matematika

    Hari/tanggal: Rabu/05 Agustus 2026

    Kelas: VIII

    Materi: Pola Bilangan

    Tujuan pembelajaran

    Peserta didik dapat mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi pola dalam  bentuk susunan benda(obyek) dan pola bilangan
    5. Memprediksi pola barisan geometri 

    Materi pembelajaran (inti pembahasan)

    Pada pertemuan sebelumnya kita sudah mempelajari tentang barisan aritmetika. Hari ini kita akan mengenal pola barisan geometri.

    Barisan geometri adalah pola yang memiliki pengali atau rasio yang tetap untuk setiap 2 suku yang berdekatan. Rasio pada barisan geometri biasa disimbolkan dengan r. Barisan geometri juga biasa disebut sebagai barisan ukur.

    Contoh lebih mudahnya begini, misal kamu punya barisan seperti ini:

    1, 3, 9, 27, …

     

    Dari barisan tersebut, kita bisa lihat antara suku pertama dengan suku kedua, antara suku kedua dan suku ketiga dan seterusnya selalu punya pengali yang tetap, yaitu 3. Dengan demikian, barisan ini termasuk barisan geometri.



    Contoh:

     barisan geometri:

    1, 3, 9, 27, 81, ….

    Suku pertama (a) dari barisan geometri tersebut adalah 1. Maka r-nya adalah:

    mtk 1

    Jadi, rasio dari barisan geometri tersebut adalah 3.


    Untuk mencari Un pada barisan geometri bisa menggunakan rumus berikut ini:


    Contoh:

     barisan geometri:

    1, 3, 9, 27, 81, ….

    Lalu, kita coba cari Un nya. Misalnya n yang mau dicari adalah 6, maka:

    Un = arn-1

    U6 = ar5

    U6 = 1 . 35

    U= 1 . 243

    U= 243

    Jadi, U6 dari barisan geometri tersebut adalah 243.



    Ayo Simak Video!

    Assesment

    Selesaikanlah soal-soal berikut dengan tepat!

    1. Diberikan suatu barisan 3, 9, 27, 81...
    Tentukan:
    a. rasio dari barisan tersebut

    b. suku ke-10 dari barisan tersebut.


    Refleksi  

    Masih ada 1 sisa yang belum paham tentang materi yang disampaikan maka diberikan penjelasan ulang terkait materi tersebut.