Senin, 21 September 2026

Grade 9 n Grade 7

GRADE 9


IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Mata Pelajaran : Matematika

Hari/Tanggal : Senin, 21 September 2026

Fase/Kelas : D/IX

Materi : Transformasi Geometri

Pertemuan Ke : 1

Capaian Pembelajaran (CP) Umum :

Murid dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi) titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah.

Tujuan Pembelajaran (TP) Umum :

murid dapat menerapkan pemahaman konsep translasi, refleksi, rotasi, dilatasi, serta penerapannya dalam seni Tessellation (ubin geometri/batik).

1. Memahami dan mengaplikasikan konsep translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi pada bidang koordinat Kartesius

Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 1

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

menjelaskan konsep transformasi objek pada bidang koordinat Kartesius secara intuitif dan matematis.
menentukan koordinat bayangan akhir dari suatu objek yang mengalami lebih dari satu transformasi berturut-turut.
menemukan jenis transformasi geometri yang digunakan untuk membentuk satu kesatuan pola tessellation atau batik tertentu.
menyusun pola dasar tersebut secara berulang tanpa celah dan tanpa tumpang tindih menjadi sebuah karya seni pengubinan atau desain batik kreatif

Materi

- Apersepsi singkat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

- Akhlak Niat karena Allah
Belajar matematika bukan sekadar mencari nilai bagus atau pujian, melainkan untuk mengasah akal dan memahami keteraturan alam ciptaan-Nya.

- Materi singkat 
 Proyek tessellation (pengubinan) kelas 9 adalahtugas seni dan matematika untuk membuat pola bentuk berulang yang menutupi bidang datar tanpa celah atau tumpang tindih.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
  • Kertas karton tebal atau manila/cardboard
  • Penggaris dan pensil
  • Gunting
  • Selotip atau lem
  • Pensil warna, spidol, atau krayon untuk menghias
Contoh Langkah-Langkah Membuat Proyek Tessellation Sederhana (Metode Translasi/Geser)
  1. Membuat Bentuk Dasar:
    • Buatlah sebuah bentuk persegi (misalnya ukuran 5 × 5 cm) di atas kertas karton, lalu gunting.
  2. Memotong Sisi:
    • Buat pola lengkung atau gerigi pada satu sisi (misalnya sisi atas dari kiri ke kanan).
    • Gunting bagian tersebut, lalu geser potongan itu secara lurus ke sisi sebaliknya (sisi bawah) tanpa membalik posisinya.
    • Tempelkan potongan tersebut menggunakan selotip pada sisi bawah.
  3. Mengulang pada Sisi Lain:
    • Lakukan hal yang sama pada sisi kiri dan kanan persegi. Potong sisi kiri dengan bentuk bebas, lalu geser dan tempelkan ke sisi kanan.
  4. Membuat Cetakan (Stensil):
    • Sekarang kamu sudah punya templat atau cetakan pola unik hasil modifikasi persegi.
  5. Menjiplak pada Kertas Gambar:
    • Letakkan templat di atas kertas gambar utama. Jiplak pinggirannya dengan pensil.
    • Geser templat menempel pas pada hasil jiplakan sebelumnya, lalu jiplak lagi. Ulangi sampai seluruh kertas tertutup pola.
  6. Mewarnai dan Menghias:
    • Hapus garis bantu yang tidak perlu, lalu warnai pola yang terbentuk sekreatif mungkin (bisa menyerupai bentuk hewan, tumbuhan, atau bentuk abstrak ala M.C. Escher

Media/Alat peraga: Gambar, video, LKM

 

Selesaikanlah soal-soal berikut dengan baik dan tepat!

Selesaikan LKKP/LKM sesuai arahan yang diberikan bersama dengan anggota kelompokmu.


Kesimpulan


Refleksi


Catatan





GRADE 7


IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Mata Pelajaran : Matematika

Hari/Tanggal : Senin, 21 September 2026

Fase/Kelas : D/VII

Materi : Aljabar

Pertemuan Ke : 1

Capaian Pembelajaran (CP) Umum :

Menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar; menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen.

Tujuan Pembelajaran (TP) Umum :

Murid dapat menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar
- Murid dapat menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen.
1. Murid dapat mengidentifikasi variabel, koefisien, dan konstanta dari situasi bisnis kuliner
Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 1

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

mengidentifikasi variabel, koefisien, dan konstanta dari situasi bisnis kuliner.

menyusun bentuk aljabar untuk menentukan total biaya produksi, harga jual, dan estimasi keuntungan.

menyederhanakan bentuk aljabar dan mengoperasikan bentuk aljabar dalam pemodelan keuangan sederhana.

menyajikan karya berupa Katalog Bisnis Aljabar dan mempresentasikannya pada pameran mini (Exhibition Day)


Materi

- Apersepsi singkat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

- Akhlak Niat karena Allah
Belajar matematika bukan sekadar mencari nilai bagus atau pujian, melainkan untuk mengasah akal dan memahami keteraturan alam ciptaan-Nya.

- Materi singkat 
Proyek "Matematika dalam Bisnis Kuliner Kreatif (Algebra Stand Project)" untuk SMP Kelas 7 adalah model pembelajaran berbasis proyek PjBL. Proyek ini mengintegrasikan konsep Aljabar dan Aritmetika Sosial ke dalam simulasi dunia nyata, yaitu merancang stan makanan/kuliner kreatif.
1. Perencanaan Modal dan Bahan (Variabel & Konstanta)
Dalam membuat produk kuliner (misalnya: boba drink, croffle, atau makaroni pedas), siswa mengidentifikasi biaya tetap dan biaya variabel menggunakan simbol aljabar (x, y, z).
  • Konstanta (Biaya Tetap): Biaya sewa stan atau alat yang tidak berubah.
    • Contoh: Sewa tempat dan alat = Rp50.000
  • Variabel (Biaya Variabel): Biaya bahan baku yang bergantung pada jumlah porsi (x).
    • Contoh: Bahan untuk 1 porsi boba drink adalah Rp6.000. Jika membuat x porsi, biayanya menjadi 6.000x.
Bentuk Aljabar Total Modal (M):
M(x)=6.000x+50.000
2. Penentuan Harga Jual (Suku Sejenis & Operasi Aljabar)
Siswa menentukan harga jual per porsi agar mendapatkan keuntungan yang ditargetkan (misalnya untung Rp4.000 per porsi).
  • Jika harga jual per porsi dimisalkan P, maka total pendapatan dari menjual x porsi adalah Px.
  • Jika ditentukan harga jual per porsi adalah Rp10.000, maka:
    Bentuk Aljabar Total Pendapatan (H):
    H(x)=10.000x

Video: 

Media/Alat peraga: LKM, kantin nyata


Selesaikanlah soal-soal berikut dengan baik dan tepat!

Selesaikan LKKP/LKM sesuai arahan yang diberikan bersama dengan anggota kelompokmu.


Kesimpulan



Refleksi


Catatan


Kamis, 17 September 2026

Grade 9 n Grade 8

 IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Mata Pelajaran : Matematika

Hari/Tanggal : Kamis/17 September 2026

Fase/Kelas : D/IX

Materi : Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar

Pertemuan Ke : 4

Capaian Pembelajaran (CP) Umum :

Murid dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi) titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah.

Tujuan Pembelajaran (TP) Umum :

Murid dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi) titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah.

2. Murid dapat melakukan transformasi tunggal translasi titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. TM2

Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 2

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

menjelaskan arti pergeseran atau translasi pada suatu objek.
menghitung posisi titik baru setelah digeser.
membaca soal cerita atau masalah sehari-hari tentang pergeseran posisi.

Materi

- Apersepsi singkat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

- Akhlak Niat karena Allah
Belajar matematika bukan sekadar mencari nilai bagus atau pujian, melainkan untuk mengasah akal dan memahami keteraturan alam ciptaan-Nya.

- Materi singkat 
Translasi adalah perpindahan posisi suatu bangun datar berdasarkan arah dan jarak tertentu tanpa mengubah bentuk, ukuran, atau orientasinya.
Rumus Titik Bayangan:
Jika sebuah titik awal A(x, y) ditranslasikan oleh T(a, b), maka koordinat bayangannya A' dihitung dengan rumus:
x'=x+a
y'=y+b
Ditulis secara koordinat:


Translasi pada Bangun Datar
  • Dilakukan dengan mencari bayangan dari setiap titik sudut bangun datar tersebut menggunakan rumus translasi.
  • Menghubungkan titik-titik bayangan (A', B', C', ...) untuk membentuk bangun datar yang baru.
  • Ukuran dan bentuk bangun datar bayangan tetap persis sama dengan bangun aslinya.

Media/Alat peraga: Video pembelajaran

 

Selesaikanlah soal-soal berikut dengan baik dan tepat!

1. Sebuah papan reklame mini berbentuk segitiga siku-siku dipasang pada bidang koordinat dengan titik-titik sudut K(1, 2), L(4, 2), dan M(1, 6). Papan tersebut digeser oleh pekerja menggunakan aturan translasi T = (3,  -4) agar posisinya pas di atas papan nama toko. Tentukan byangan titik tersebut dan buatlah gambar pada titik koordinatnya.



Kesimpulan

Translasi adalah perpindahan posisi suatu bangun datar berdasarkan arah dan jarak tertentu tanpa mengubah bentuk, ukuran, atau orientasinya. Murid diharapkan dapat menentukan koordinat titik sudut baru dari suatu bangun datar dan menggambarkan hasil translasinya pada bidang koordinat dengan benar.

Refleksi

Metode visualisasi menggunakan media konkret atau aplikasi grafik sangat membantu murid memahami konsep pergeseran arah positif dan negatif pada sumbu X dan Y. Kendala utama yang muncul adalah ketelitian murid dalam menjumlahkan bilangan negatif dan positif pada koordinat

Catatan

Perlu penekanan kembali pada pemahaman arah panah koordinat Kartesius (kanan/atas bernilai positif, kiri/bawah bernilai negatif) agar tidak terjadi kesalahan hitung.





IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Mata Pelajaran : Matematika

Hari/Tanggal : Kamis/17 September 2026

Fase/Kelas : D/VIII

Materi :  Relasi dan Fungsi

Pertemuan Ke : 5

Capaian Pembelajaran (CP) Umum :

Murid dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) serta menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik

Tujuan Pembelajaran (TP) Umum :

Murid dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) serta menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik

4. Murid dapat menghitung nilai fungsi TM2

Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 4

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

memahami definisi fungsi sebagai relasi khusus.

Murid mengenal komponen pembentuk fungsi.

Murid dapat menuliskan dan membaca fungsi dengan berbagai cara penyajian.

Materi

- Apersepsi singkat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

- Akhlak Niat karena Allah
Belajar matematika bukan sekadar mencari nilai bagus atau pujian, melainkan untuk mengasah akal dan memahami keteraturan alam ciptaan-Nya.

- Materi singkat 

Menghitung nilai fungsi berarti memasukkan (mensubstitusikan) suatu nilai dari daerah asal (domain atau variabel x) ke dalam rumus fungsi f(x). Hasil penggantian tersebut adalah nilai fungsi atau bayangan dari x.
Cara Menghitung Nilai Fungsi
Jika diketahui rumus suatu fungsi, ganti setiap variabel x pada rumus tersebut dengan nilai yang ditentukan. 
Contoh Soal 1
Diketahui rumus fungsi f(x) = 3x + 5.
Tentukan nilai dari f(2)!
Penyelesaian:
  • Ganti x dengan angka 2:
    f(2) = 3(2) + 5
    f(2) = 6 + 5
    f(2) = 11

Media/Alat peraga: Video dan proyektor


Selesaikanlah soal-soal berikut dengan baik dan tepat!

1. Aulia mulai menabung dengan saldo awal Rp20.000 di celengannya. Setiap hari (x), ia memasukkan uang sebesar Rp5.000. Rumus fungsi tabungan Rina adalah f(x) = 5.000x + 20.000. Berapa total uang tabungan Rina setelah menabung selama 10 hari?

2. Sebuah pabrik mainan merumuskan biaya produksi harian (dalam ribuan rupiah) sebagai fungsi f(x) = 40x + 100, di mana x adalah jumlah mainan yang diproduksi. Jika pada suatu hari biaya produksi yang dikeluarkan adalah Rp900.000 atau f(x) = 900, tentukan jumlah mainan (x) yang diproduksi!


Kesimpulan

Menghitung nilai fungsi berarti memasukkan (mensubstitusikan) suatu nilai dari daerah asal (domain atau variabel x) ke dalam rumus fungsi f(x). Hasil penggantian tersebut adalah nilai fungsi atau bayangan dari x. Murid tidak hanya menghafal rumus, tetapi mulai memahami bahwa nilai fungsi sangat bergantung pada nilai input yang dimasukkan.

Refleksi

Pemberian lembar kerja yang bertahap (dari yang mudah ke yang menantang) agar berhasil membangun rasa percaya diri murid.


Catatan