Senin, 18 Mei 2026

Math

 Identitas

Nama guru: Endah Septasari, S.Pd

Mata pelajaran: Matematika

Hari/tanggal: Senin/18 Mei 2026

Kelas: VIII

Materi: Statistika dan Peluang

Tujuan pembelajaran

Murid dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang dan frekuensi relatif untuk menentukan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana (semua hasil percobaan dapat muncul secara merata).
Murid dapat menjelaskan dan menggunakan frekuensi relatif untuk menentukan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana

Materi pembelajaran (inti pembahasan)

Frekuensi relatif adalah perbandingan antara jumlah kejadian yang muncul dengan total percobaan yang dilakukan


Rumus frekuensi relatif



·    Contoh:

     Pada percobaan melempar sebuah koin sebanyak 50 kali, muncul sisi angka sebanyak 22 kali. Berapakah frekuensi relatif munculnya sisi angka?

Penyelesaian:
  • Jumlah Kejadian (Sisi Angka) = 22
  • Jumlah Total Percobaan = 50
Frekuensi Relatif=22/50=0,44

Jadi, frekuensi relatif munculnya sisi angka adalah 0,44 atau 44%


Frekuensi harapan adalah perkiraan jumlah munculnya suatu kejadian dari sejumlah percobaan yang dilakukan

Rumus Frekuensi Harapan



Keterangan:

  • F_h(A): Frekuensi harapan kejadian A.
  • P(A): Peluang kejadian A.
  • (n): Banyaknya percobaan atau pengulangan

Contoh:
Pada pelemparan sebuah dadu sebanyak \(60\) kali, berapa frekuensi harapan munculnya mata dadu prima?
  • Penyelesaian:

  1. Ruang sampel dadu (S) = {1, 2, 3, 4, 5, 6}, maka totalnya n(S) = 6.
  2. Mata dadu prima (A) = {2, 3, 5}, maka jumlahnya n(A) = 3.
  3. Peluang munculnya mata dadu prima P(A) = 3/6 =1/2.
  4. Frekuensi harapan Fh(A) = P(A) x n = 1/2 x 60 = 30 kali.


Assesment

Selesaikanlah soal-soal berikut dengan tepat!

1. Sebuah koin dilempar sebanyak \(80\) kali. Hasilnya, sisi angka muncul sebanyak \(35\) kali. Berapakah frekuensi relatif munculnya sisi angka tersebut?
2. Sebuah dadu dilempar sebanyak 60 kali. Berapa frekuensi harapan munculnya mata dadu faktor dari 6?


Refleksi 


Rabu, 13 Mei 2026

Math

 Identitas

Nama guru: Endah Septasari, S.Pd

Mata pelajaran: Matematika

Hari/tanggal: Rabu/12 Mei 2026

Kelas: VIII

Materi: Statistika dan Peluang

Tujuan pembelajaran

Murid dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang dan frekuensi relatif untuk menentukan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana (semua hasil percobaan dapat muncul secara merata).
Murid dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang (peluang teoritik)

Materi pembelajaran (inti pembahasan)

Peluang adalah kemungkinan terjadinya sesuatuSebelum kita membahas tentang peluang mari pahami terlebih dahulu tentang titik sampel dan ruang sampel pada video berikut:

https://www.youtube.com/watch?v=TYV87PhZyUM


Peluang empirik adalah kemungkinan yang dihitung dari hasil suatu kejadian atau percobaan yang ada. Bisa juga diartikan kalo peluang empiris itu perbandingan antara banyak kejadian dengan percobaan yang dilakukan

Rumus Peluang Empirik

Peluang empirik = banyak kejadian : banyak percobaan

n(P)= n(A) : n(S)

Keterangan:

n(P) = nilai peluang
n(A) = frekuensi kejadian yang diharapkan
n(S) = Frekuensi seluruh percobaan

·    Contoh:

     Pada pertandingan sepak bola yang dilaksanakan sebanyak 20 kali, ternyata Tim Indonesia menang 12 kali, seri 6 kali dan kalah 2 kali. Berapakah peluang Tim Indonesia akan menang?Jawabannya:

  • Pertandingan sepak bola dilaksanakan sebanyak 20 kali, berarti n(S) = 20

  • Indonesia telah meraih kemenangan sebanyak 12 kali, berarti n(a) = 12

Masukkan rumus dari peluang empirik, yaitu n(P) = n(a) : n(s)

Maka, peluang tim Indonesia meraih kemenangan adalah 12 : 20 = 3/5

Assesment

Selesaikanlah soal-soal berikut dengan tepat!

1. Pada pertandingan sepak bola yang dilaksanakan sebanyak 20 kali, ternyata tim Indonesia menang 12 kali, seri 6 kali, dan kalah 2 kali. Berapakah peluang Tim Indonesia akan menang?
2. Sebuah koin dilempar sebanyak 10 kali. Hasilnya adalah A, A, G, G, G, A, G, G, A, G. Berapakah peluang empiris muncul sisi angka (A)?

3. Sebuah dadu dilempar sebanyak 30 kali. Mata dadu 5 muncul sebanyak 6 kali. Tentukan peluang empiris muncul mata dadu 5!

4. Dadu dilempar 50 kali dengan hasil:
  • Mata 1: 8 kali
  • Mata 2: 7 kali
  • Mata 3: 10 kali
  • Mata 4: 9 kali
  • Mata 5: 11 kali
  • Mata 6: 5 kali
    Berapakah peluang empiris muncul mata dadu prima (2, 3, atau 5)?


Refleksi 






 Identitas

Nama guru: Endah Septasari, S.Pd

Mata pelajaran: Matematika

Hari/tanggal: Rabu/13 Mei 2026

Kelas: VII

Materi: Data dan Penyajian Data

Tujuan pembelajaran

Merumuskan pertanyaan, mengumpulkan, menyajikan, dan menganalisis data untuk menjawab pertanyaan dari situasi atau masalah

Materi pembelajaran (inti pembahasan)

Diagram lingkaran biasanya digunakan untuk menyajikan data yang dapat dikategorikan/dikelompokkan.

Jika juring dinyatakan dalam persen, maka untuk satu lingkaran penuh, total persentasenya adalah 100%. Sementara itu, jika juring dinyatakan dalam derajat, maka untuk satu lingkaran penuh, total sudutnya adalah 360o.









Contoh perhitungan

Terdapat data tinggi badan siswa kelas 7A sebagai berikut:

139, 137, 135, 135, 136, 137, 138, 139, 137, 138, 135, 136, 137, 139, 137, 137, 138, 135, 137, 136, 139, 137, 135, 136, 138, 138, 136, 137, 137, 136. sajikan dalam bentuk diagram lingkaran!


















Cara menyajikan data dalam bentuk diagram lingkaran:

https://www.youtube.com/watch?v=CK_yPGZaB84


Assesment

Selesaikanlah soal-soal berikut dengan tepat!

Data ekstrakurikuler 40 siswa kelas VII:
  • Futsal: 20 siswa
  • Tari: 10 siswa
  • Musik: 6 siswa
  • Sains: 4 siswa
Buatlah diagram lingkaran dalam bentuk derajat atau dalam bentuk persen (pilih salah satu)!

Refleksi