Rabu, 26 Agustus 2026

Grade 7 n Grade 8

 IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Hari / Tanggal : Rabu, 26 Agustus 2026

Fase / Kelas : D/VII

Mata Pelajaran : Matematika

Materi : Bilangan Rasional

Pertemuan Ke : 10

Apersepsi : 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu. Allah Maha Khaliq (Pencipta), Allah Maha Malik (Memelihara) dan Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki).

 

Capaian Pembelajaran (CP) :

Membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah

 

Tujuan Pembelajaran (TP) :

Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan rasional

- Murid mampu melakukan operasi aritmetika (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) pada bilangan rasional untuk menyelesaikan masalah kontekstual

Mindful (Kesadaran Penuh & Reflektif)

Murid menyadari langkah demi langkah dalam menyamakan penyebut atau mengubah bentuk bilangan pecahan

Meaningful (Bermakna & Kontekstual)

Murid memahami konsep matematika dihubungkan langsung dengan situasi kehidupan nyata

Joyful (Menyenangkan & Mengasyikkan)

Pembelajaran dibungkus dengan metode teka-teki dan apresiasi terhadap proses belajar.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

Mengidentifikasi dan merepresentasikan bilangan rasional (pecahan dan desimal) dalam kehidupan sehari-hari melalui fenomena visual.

Menemukan prosedur operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan rasional melalui pemodelan visual dan penyelesaian masalah kontekstual.

Menghubungkan operasi dengan situasi nyata seperti menghitung sisa stok atau bahan resep 

Model / Metode : PBL

Penjabaran Materi :

Ayo Simak Video!

https://www.youtube.com/watch?v=Xauwh8NbXKo


Operasi hitung campuran pada pecahan adalah pengerjaan hitung matematika yang melibatkan dua atau lebih operasi berbeda pada bilangan pecahan.
Aturan Urutan Pengerjaan
Dalam menyelesaikan soal operasi campuran, kamu harus mematuhi urutan prioritas atau hierarki berikut:
  1. Tanda Kurung ((...)): Kerjakan operasi yang ada di dalam tanda kurung terlebih dahulu.
  2. Pangkat atau Akar: Jika ada, selesaikan pangkat atau akar sebelum perkalian/pembagian.
  3. Perkalian (×) dan Pembagian (:): Operasi ini setara, jadi dikerjakan dari sebelah kiri ke kanan.
  4. Penjumlahan (+) dan Pengurangan (): Operasi ini juga setara, dikerjakan dari sebelah kiri ke kanan setelah perkalian/pembagian selesai.
Langkah-Langkah Penyelesaian
  • Ubah ke Pecahan Biasa: Jika ada pecahan campuran, ubah terlebih dahulu menjadi pecahan biasa agar lebih mudah dihitung.
  • Samakan Penyebut: Untuk operasi penjumlahan dan pengurangan, pastikan penyebutnya sama dengan mencari KPK dari penyebut tersebut.
  • Hitung Berurutan: Terapkan aturan urutan pengerjaan di atas dengan teliti.
Contoh Soal dan Pembahasan
Soal:
1/2 + 3/4 x 2/3 = .....
Penyelesaian:
  1. Selesaikan perkalian terlebih dahulu berdasarkan aturan prioritas:
    3/4 x 2/3 = 6/12 = 1/2
  2. Lakukan operasi penjumlahan:
    1/2 + 1/2  = 2
    /2 = 1
  3. Jadi, hasil akhirnya adalah 1


Asesmen

Selesaikanlah soal-soal dengan baik dan tepat!

1. Khanza ingin membuat beberapa loyang kue. Persediaan tepung terigu di dapur mula-mula adalah 5 3/4 kg. Untuk resep pertama, ia menggunakan 2 1/3 kg tepung. Kemudian ia membeli lagi tepung terigu sebanyak 3 1/2 kg. Jika untuk resep kedua ia membutuhkan 4 1/6 kg tepung terigu, berapa kg sisa tepung terigu Khanza sekarang?

2. Naim seorang petani buah memiliki hasil panen jeruk sebanyak 48 1/2 kg. Sebanyak 1/4 bagian dari total jeruk tersebut dibagikan kepada tetangganya. Sisanya dijual ke toko buah. Jika toko buah mengemas jeruk tersebut ke dalam beberapa kantong plastik yang masing-masing berisi 1 1/2 kg, berapa banyak kantong plastik yang dihasilkan?


Kesimpulan / Refleksi :

Berisi dari kesimpulan materi hari ini, kendala pembelajaran hari ini, serta capaian tujuan pembelajaran hari ini.






IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Hari / Tanggal : Rabu, 26 Agustus 2026

Fase / Kelas : D/VIII

Mata Pelajaran : Matematika

Materi : Bilangan Rasional

Pertemuan Ke : 8

Apersepsi : 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu. Allah Maha Khaliq (Pencipta), Allah Maha Malik (Memelihara) dan Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki).

 

Capaian Pembelajaran (CP) :

Mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi pola dalam bentuk susunan benda dan bilangan

 

Tujuan Pembelajaran (TP) :

Peserta didik dapat mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi pola dalam  bentuk susunan benda(obyek) dan pola bilangan
- deret geometri 

Mindful (Kesadaran Penuh & Reflektif)

Murid menyadari proses berpikir mereka sendiri saat menemukan pola

Meaningful (Bermakna & Kontekstual)

Murid mengaitkan pola bilangan dan benda dengan kehidupan sehari-hari

Joyful (Menyenangkan & Mengasyikkan)

Pembelajaran dibungkus dengan metode Tebak Suku Berikutnya yang memicu ketertarikan dan rasa ingin tahu tanpa tekanan berlebih

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

mendeskripsikan aturan perubahan pada susunan benda/objek konkret

meneruskan dan memprediksi bentuk/banyaknya benda pada suku-suku awal berikutnya dari suatu susunan objek yang diberikan

mentransformasikan barisan susunan benda ke dalam barisan bilangan serta menentukan aturan polanya

Model / Metode : PBL

Penjabaran Materi :

Ayo Simak Video!

https://www.youtube.com/watch?v=cJw9YIUMxWw


  • Barisan Geometri: Urutan angka yang memiliki perbandingan atau rasio tetap antara dua suku yang berurutan.
  • Rasio (r): Nilai perbandingan tetap antara suku ke-n dengan suku sebelumnya (r = Un/Un-1).
  • Suku ke-n (Un): Nilai suku pada urutan ke-n dengan rumus Un = a. r^{n-1} (di mana a adalah suku pertama).
  • Deret Geometri (\(S_{n}\)): Penjumlahan dari suku-suku barisan geometri dari suku pertama hingga suku ke-n. Contoh: 2 + 4 + 8 + 16 + ......










  • Contoh








    Asesmen

    Selesaikanlah soal-soal dengan baik dan tepat!

    1. Diketahui deret geometri: 2 + 6 + 18 + 54 + ..... Tentukan jumlah 6 suku pertama dari deret tersebut.

    2. Dalam sebuah penelitian, sejenis bakteri membelah diri menjadi 2 setiap 15 menit. Jika pada awal pengamatan terdapat 5 bakteri, berapa jumlah total populasi bakteri tersebut setelah jam?


    Kesimpulan / Refleksi :

    Berisi dari kesimpulan materi hari ini, kendala pembelajaran hari ini, serta capaian tujuan pembelajaran hari ini.

    Senin, 24 Agustus 2026

    Grade 9 n Grade 7 Math

    IDENTITAS

    Nama Guru : Endah Septasari

    Hari / Tanggal : Senin, 24 Agustus 2026

    Fase / Kelas : D/IX

    Mata Pelajaran : Matematika

    Materi : Bilangan Berpangkat dan akar

    Pertemuan Ke : 7

    Apersepsi : 

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu. Allah Maha Khaliq (Pencipta), Allah Maha Malik (Memelihara) dan Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki).

     

    Capaian Pembelajaran (CP) :

    Membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah

     

    Tujuan Pembelajaran (TP) :

    Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah

    Mindful (Kesadaran Penuh & Reflektif)

    Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan bentuk akar secara fokus melalui visualisasi pola persegi. 

    Meaningful (Bermakna & Kontekstual)

    Murid memahami aplikasinya pada desain luas lahan

    Joyful (Menyenangkan & Mengasyikkan)

    Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan bentuk akar melalui teka-teki pasang-pasangkan kartu 

     

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

    Mengamati dan mencatat berbagai jenis data

    Menghitung ukuran fisik benda persegi di sekitar kelas yang luasnya diketahui

    Bingo Bentuk Akar: Memocokkan nilai akar dengan estimasi bilangan bulat terdekat.

     

    Model / Metode : PBL

    Penjabaran Materi :

    Mari kita ingat kembali materi pada pertemuan sebelumnya tetang bilangan berpangkat positif, berpangkat negatif, berpangkat nol dan berpangkat pecahan. Hari ini kita akan mempelajari tentang bilangan akar.

    Ayo Simak Video!


    Bentuk akar adalah akar dari suatu bilangan yang hasilnya merupakan bilangan irasional (bukan bilangan bulat atau pecahan biasa).

    Contoh:


    adalah bentuk akar.

    Sebaliknya,


    bukan bentuk akar karena hasilnya adalah bilangan rasional


    Asesmen

    Selesaikanlah soal-soal dengan baik dan tepat!


    Kesimpulan / Refleksi :

    Berisi dari kesimpulan materi hari ini, kendala pembelajaran hari ini, serta capaian tujuan pembelajaran hari ini.





    IDENTITAS

    Nama Guru : Endah Septasari

    Hari / Tanggal : Senin, 24 Agustus 2026

    Fase / Kelas : D/VII

    Mata Pelajaran : Matematika

    Materi : Bilangan Rasional

    Pertemuan Ke : 9

    Apersepsi : 

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu. Allah Maha Khaliq (Pencipta), Allah Maha Malik (Memelihara) dan Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki).

     

    Capaian Pembelajaran (CP) :

    Membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah

     

    Tujuan Pembelajaran (TP) :

    Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan rasional

    - Murid mampu melakukan operasi aritmetika (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) pada bilangan rasional untuk menyelesaikan masalah kontekstual

    Mindful (Kesadaran Penuh & Reflektif)

    Murid menyadari langkah demi langkah dalam menyamakan penyebut atau mengubah bentuk bilangan pecahan

    Meaningful (Bermakna & Kontekstual)

    Murid memahami konsep matematika dihubungkan langsung dengan situasi kehidupan nyata

    Joyful (Menyenangkan & Mengasyikkan)

    Pembelajaran dibungkus dengan metode teka-teki dan apresiasi terhadap proses belajar.

     

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

    Mengidentifikasi dan merepresentasikan bilangan rasional (pecahan dan desimal) dalam kehidupan sehari-hari melalui fenomena visual.

    Menemukan prosedur operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan rasional melalui pemodelan visual dan penyelesaian masalah kontekstual.

    Menghubungkan operasi dengan situasi nyata seperti menghitung sisa stok atau bahan resep 


    Model / Metode : PBL

    Penjabaran Materi :

    Ayo Simak Video!

    https://www.youtube.com/watch?v=0x6LjKIGU1U


    Pecahan adalah suatu bilangan yang merupakan hasil bagi antara bilangan bulat dan bilangan asli dimana bilangan yang dibagi (pembilang) nilainya lebih kecil dari bilangan pembaginya (penyebut).
    Contohnya ½ dan 2/4, kedua pecahan tersebut dapat dikatakan senilai karena pada pecahan pertama apabila dikalikan 2 pada pembilang dan pembagi maka hasilnya sama dengan pada pecahan kedua.

    Menentukan pecahan senilai dapat dilakukan dengan melakukan pembagian dan perkalian, berikut caranya:

    Menentukan Pecahan Senilai dengan Cara Pembagian
    Misalnya 4/8, maka

    1. Pembilang dan penyebut dibagi dengan bilangan yang sama, misalnya dibagi dengan 2


    2. Hasil Pembagian tersebut adalah pecahan yang senilai dengan 4/8 yaitu 2/4

    Menentukan Pecahan Senilai dengan Cara Perkalian
    Misalnya 2/3, maka

    1. Pembilang dan penyebut dikalikan dengan bilangan yang sama. Misalnya dikali dengan 4

    2. Hasil perkalian tersebut adalah pecahan yang senilai dengan 2/3

    3. Jadi, 2/3 senilai dengan 8/12

    Contoh:
    Carilah bilangan yang senilai dengan ¾

    Jawab:

    Masing-masing pembilang dan penyebut 3/4 dikalikan 2 sehingga menghasilkan 6/8.

    Jadi, ¾ senilai dengan 6/8


    Asesmen

    Selesaikanlah soal-soal dengan baik dan tepat!

    1.Zianka dan Ufaira sedang membuat kue bersama. Zianka menggunakan 1/2 kg tepung terigu, sedangkan Ufaira menambahkan 2/4 kg tepung terigu ke dalam wadah yang sama. Berapa total berat tepung terigu yang mereka gunakan dalam bentuk pecahan yang paling sederhana?

    2. Arya memiliki sebidang tanah. Ia menanami 6/8 bagian tanahnya dengan sayur bayam. Karena ingin menanam cabai, ia mencabut sayuran pada 1/4 bagian tanahnya. Berapa bagian tanah Arya yang masih ditanami sayur bayam?

    3. Amel memiliki 3/4 kg tepung terigu. Sebanyak 2/3 dari tepung tersebut digunakan untuk membuat kue. Berapa kg tepung terigu yang digunakan untuk membuat kue?

    4. Kalisya mempunyai 7 1/2 liter minyak goreng. Minyak tersebut akan dituangkan ke dalam beberapa botol kecil. Jika setiap botol kecil berisi 3/4 liter, berapa banyak botol yang dibutuhkan Kalisya?


    Kesimpulan / Refleksi :

    Berisi dari kesimpulan materi hari ini, kendala pembelajaran hari ini, serta capaian tujuan pembelajaran hari ini.

    Rabu, 19 Agustus 2026

    Grade 7

    IDENTITAS

    Nama Guru : Endah Septasari

    Hari / Tanggal : Rabu, 19 Agustus 2026

    Fase / Kelas : D/VII

    Mata Pelajaran : Matematika

    Materi : Bilangan Rasional

    Pertemuan Ke : 8

    Apersepsi : 

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu. Allah Maha Khaliq (Pencipta), Allah Maha Malik (Memelihara) dan Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki).

     

    Capaian Pembelajaran (CP) :

    Membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah

     

    Tujuan Pembelajaran (TP) :

    Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan rasional

    Mindful (Kesadaran Penuh & Reflektif)

    Peserta didik mampu merefleksikan strategi yang mereka gunakan saat membandingkan dua bilangan rasional yang berbeda bentuk (misalnya pecahan vs desimal) dan menjelaskan proses berpikirnya secara sadar kepada teman sebaya.

    Meaningful (Bermakna & Kontekstual)

    Peserta didik mampu menganalisis dan membandingkan penawaran diskon dari beberapa brosur supermarket (dalam bentuk persen, pecahan, dan desimal) untuk menentukan produk mana yang memberikan potongan harga paling besar dalam kehidupan sehari-hari.

    Joyful (Menyenangkan & Mengasyikkan)

    Peserta didik mampu untuk mengurutkan bilangan rasional secara cepat dan akurat dalam kelompok secara antusias dan gembira.

     

     

    Model / Metode : PBL

    Penjabaran Materi :

    Video https://www.youtube.com/watch?v=j8iGU2gI2Vw

    Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk pecahan a/b di mana a dan b adalah bilangan bulat dan b tidak sama dengan 0.

    Bentuk-Bentuk Bilangan Rasional

    • Pecahan: Terdiri dari pembilang dan penyebut (contoh: 1/2, 3/4).

    • Desimal: Bilangan yang memiliki koma. Bilangan rasional dalam bentuk desimal akan berhenti (terminating) atau memiliki pola angka yang berulang (contoh: 0,25 atau 0,333....).

    • Persen: Pecahan dengan penyebut 100 (contoh: 25% = 25/100 = 0,25)

    Membaca dan Menulis

    • Membaca bilangan rasional melibatkan pemahaman nilai tempat, terutama pada bilangan desimal (persepuluhan, perseratusan, dst.).

    • Menuliskan bilangan rasional seringkali memerlukan konversi antar bentuk agar lebih mudah dipahami dalam situasi tertentu (misalnya mengubah semua ke persen saat membandingkan diskon belanja).

    Membandingkan dan Mengurutkan

    • Menyamakan Bentuk: Cara termudah membandingkan berbagai bilangan rasional (pecahan, desimal, persen) adalah dengan mengubah semuanya ke dalam satu bentuk yang sama (misalnya semuanya menjadi desimal atau persen).

    • Garis Bilangan: Bilangan rasional dapat ditempatkan pada garis bilangan. Semakin ke kanan nilainya semakin besar, semakin ke kiri nilainya semakin kecil.

    • Penyebut Sama: Jika berbentuk pecahan dengan penyebut yang sama, cukup bandingkan pembilangnya.


    Asesmen

    1. Resep Terang Bulan membutuhkan 0,75 kg tepung terigu. Bagaimana cara membaca bilangan desimal tersebut dengan tepat?

    2. Setelah festival selesai, Vio mencatat keuntungan stan mereka. Keuntungan dari penjualan Es Teh Manis adalah dua per lima dari total modal. Tuliskan bentuk pecahan dan bentuk desimal dari bilangan tersebut!

    3. Kelompok kalian mencatat sisa bahan baku di akhir acara:

    • Sisa tepung terigu: 1/2 kg
    • Sisa gula pasir: 0,4 kg
    • Sisa cokelat bubuk: 3/5 kg
    Urutkan sisa bahan baku di atas dari yang paling sedikit ke yang paling banyak! Berikan alasan/cara hitungmu.


    Kesimpulan / Refleksi :

    Berisi dari kesimpulan materi hari ini, kendala pembelajaran hari ini, serta capaian tujuan pembelajaran hari ini.