Senin, 25 Agustus 2025

Math

Matematika

Kelas VIII


Relasi dan Fungsi

Pertemuan 2


Media/alat peraga: Laptob dan LCD

Elemen

 Aljabar


Capaian Pembelajaran

Memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) dan menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik. Mereka dapat membedakan beberapa  fungsi nonlinear dari fungsi linear secara grafik

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) dan menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik. 

Peserta didik dapat memahami fungsi


Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.



Ayo simak materi!

Fungsi (pemetaan) adalah relasi dari himpunan A ke himpunan B, jika setiap anggota himpunan A berpasangan tepat satu dengan anggota himpunan B.

Semua anggota himpunan A atau daerah asal disebut domain, sedangkan semua anggota himpunan B atau daerah kawan disebut kodomain. Hasil dari pemetaan antara domain dan kodomain disebut range fungsi atau daerah hasil.

Cara Menyatakan Fungsi

Sama halnya dengan relasi, fungsi juga dapat dinyatakan dalam tiga cara, yaitu diagram panah, himpunan pasangan berurutan, dan dengan diagram Cartesius.

contoh cara menyatakan fungsi menggunakan diagram panah

Misalkan, himpunan A = {1,2,3} dan himpunan B = {1,2,3,4}. Fungsi A → B digambarkan sebagai berikut:


Maka, dari diagram panah di atas dapat disimpukan:

Domain adalah A = {1,2,3}

Kodomain adalah B = {1,2,3,4}

Range fungsi = {2,3,4}

 

Syarat Relasi dapat Dikatakan Fungsi

Ada dua syarat suatu relasi dapat dikatakan fungsi, yakni:

·         Tidak boleh ada anggota domain yang tidak berpasangan. Artinya, seluruh anggota domain harus memiliki pasangan.

·         Tidak boleh ada anggota domain yang berpasangan lebih dari satu atau bercabang.

Contoh relasi yang juga merupakan fungsi. (Sumber: Kompas.com) 

 


Ayo Simak Video Berikut!


Ayo Berlatih!
1. Perhatikan himpunan pasangan berikut:
  1. {(1,),(2,),(3,)}
  2. {(1,),(1,),(3,)}
  3. {(2,4),(4,8),(6,12)}
  4. {(2,4),(2,8),(6,12)}
Himpunan pasangan yang merupakan pemetaan adalah...

2. Diketahui 
={,,} dan ={1,2,3,4,5}. Banyak pemetaan yang mungkin dari  ke  adalah...







Matematika

Kelas IX

Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar

Pertemuan 7


Media/alat peraga: Laptob dan LCD


Capaian Pembelajaran

Peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan  bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal. Bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam  notasi ilmiah.

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat menentukan bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam  notasi ilmiah.

- menentukan bilangan dalam  notasi ilmiah


Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.



Ayo simak materi!
Notasi ilmiah merupakan cara penulisan nomor untuk mengakomodir nilai-nilai yang terlalu besar dan terlalu kecil sehingga dapat dipahami dengan mudah dalam bentuk standar desimal. Konsep ini menuliskan bilangan rasional atau bilangan riil dalam bentuk kombinasi pecahan desimal dan bilangan berpangkat. Adapun bentuk pangkat ada pada bilangan pokok (basis) yaitu bilangan 10 dan pangkat (eksponen) berupa bilangan bulat baik positif atau negatif. Bentuk notasi ilmiah terdiri atas bilangan riil yang ada di antara angka 1 hingga 10 lalu dikalikan dengan basis 10 berpangkat. Notasi ilmiah penting untuk menggambarkan secara tepat hasil eksperimen, konsep ilmiah, atau teori-teori kompleks.

Cara penulisan notasi ilmiah dapat dipahami melalui rumus berikut ini:

Keterangan:

a = bilangan real atau angka penting dengan nilai 1 < a < 10

Angka penting memiliki beberapa aturan berikut:

Semua angka bukan nol adalah angka penting
Semua angka nol yang terletak di antara angka bukan nol adalah angka penting
Semua angka di sebelah kanan tanda koma desimal dan mengikuti angka bukan nol adalah angka penting
n = pangkat atau eksponen, berupa bilangan bulat n < 0 atau n > 1

Besar n ditentukan dengan berapa jumlah angka yang digeser baik sebelum atau sesudah koma. Jika digeser ke kanan setelah koma akan bernilai negatif, dan jika koma digeser ke kiri maka bernilai positif.


Ayo simak video berikut:




Ayo Berlatih!
1. Berat sebuah benda adalah 12.000 kg. Jika ditulis dalam notasi ilmiah, maka berat tersebut menjadi…
2. Bentuk notasi ilmiah dari angka 0,00054 adalah…
3. Hasil dari (3,6 × 10⁸) ÷ (4 × 10²) adalah…

Kamis, 21 Agustus 2025

Math

 Matematika

Kelas VII


Bilangan Bulat dan Pecahan

Pertemuan 10


Media/alat peraga: Laptob dan LCD

Elemen

Bilangan


Capaian Pembelajaran

Membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal.

 

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan  bulat, bilangan rasional dan bilangan decimal

- Operasi perkalian dan pembagian bilangan pecahan


Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.



Ayo simak materi!

Perkalian Pecahan

Perkalian dua atau lebih pecahan diperoleh dengan mengalikan pembilang dengan pembilang serta penyebut dangan penyetut.

Rumus yang digunakan adalah a/b x c/d = a x c/b x d.

Pembagian Pecahan

Membagi sebuah pecahan dengan pecahan lain dengan mengalikan pecahan tersebut dengan kebalikan dari pecahan lainnya.

Rumus: a/b : c/d = a x d/ b x c


Contoh

1. 5/8 x 3/7

Jawab 5/8 x 3/7 = 5 x 3/8 x 7

= 15/56

 

4 3/5 : 1 5/7

Jawab

1. 4 3/5 : 1 5/7 = (4 x 5) + 3/5 : (1 x 7) + 5/7

= 20 + 3/5 : 7 + 5/7

= 23/5 : 12/7

= 23/5 x 7/12

= 161/60

= 2 41/60


Ayo simak video!


Ayo Berlatih!
1. Hasil dari ⅝ x adalah …

2. Berapakah hasil dari operasi 4 4/9 x 3 ¼ adalah …

3. Hasil dari 5/6 : 1/4 adalah ...

4. Hasil dari 5 1/2 : 2 1/5 adalah ...

Rabu, 20 Agustus 2025

Math

Matematika

Kelas VIII


Relasi dan Fungsi

Pertemuan 1


Media/alat peraga: Laptob dan LCD

Elemen

 Aljabar


Capaian Pembelajaran

Memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) dan menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik. Mereka dapat membedakan beberapa  fungsi nonlinear dari fungsi linear secara grafik

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) dan menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik. 

Peserta didik dapat memahami relasi


Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.



Ayo simak materi!
Pengertian Relasi dan Fungsi

Relasi adalah hubungan antara himpunan dari daerah asal (domain) dan daerah kawan (kodomain). 

Anggota himpunan dari daerah asal dipasangkan dengan anggota himpunan dari daerah kawan sesuai dengan relasinya. Perhatikan contoh berikut.

A = {Tokyo, Bangkok, Seoul}

B = {Thailand, Korea Selatan, Jepang}

C = {kimchi, pad thai, bulgogi, sushi}

Relasi antara himpunan A dan B

R: A -> B = {(Tokyo, Jepang), (Bangkok, Thailand), (Seoul, Korea Selatan)}

Setiap anggota himpunan A tepat berpasangan dengan setiap satu anggota himpunan B, sehingga relasinya disebut sebagai fungsi atau lebih spesifiknya korespondensi satu-satu.

Relasi antara himpunan C dan B

B = {Thailand, Korea Selatan, Jepang}

C = {kimchi, pad thai, bulgogi, sushi}

R-> C = {(Thailand, pad thai), (Korea Selatan, kimchi), (Korea Selatan, bulgogi), (Jepang, sushi)}

Hubungan di atas bukanlah fungsi karena ada satu anggota himpunan B yang berpasangan dengan 2 anggota himpunan C, yaitu Korea Selatan yang berpasangan dengan kimchi dan bulgogi. Namun, keduanya masih termasuk relasi.

Contoh relasi dalam kehidupan sehari-hari juga bisa kamu lihat pada silsilah keluarga di mana setiap orangtua bisa memiliki anak lebih dari satu.


Ayo Simak Video!

https://www.youtube.com/watch?v=N8skOS1PP9w


Ayo Berlatih!

Silahkan buka buku cetak halaman 159 kerjakan soal nomor 4 pada buku latihan.








Matematika

Kelas VII


Bilangan Bulat dan Pecahan

Pertemuan 9


Media/alat peraga: Laptob dan LCD

Elemen

Bilangan


Capaian Pembelajaran

Membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal.

 

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan  bulat, bilangan rasional dan bilangan decimal

- Operasi bilangan pecahan


Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.



Ayo simak materi!

Operasi penjumlahan dan pengurangan pada bilangan pecahan dilakukan dengan menyamakan penyebut terlebih dahulu jika berbeda, kemudian menjumlahkan atau mengurangkan pembilangnya. 

Langkah-langkah:

1.    1. Menyamakan Penyebut:

·         Jika penyebut pecahan berbeda, cari KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) dari penyebut-penyebut tersebut. 

·         Ubah pecahan-pecahan tersebut ke pecahan dengan penyebut yang sama, yaitu KPK yang telah ditemukan. 

·         Caranya: bagi KPK dengan penyebut lama, lalu kalikan hasilnya dengan pembilang lama. 

2.    2. Menjumlahkan atau Mengurangkan Pembilang: 

·         Setelah penyebut sama, jumlahkan atau kurangkan pembilang-pembilang pecahan tersebut. 

3.    3. Menyederhanakan Pecahan (jika perlu):

·         Hasil penjumlahan atau pengurangan pecahan dapat disederhanakan dengan mencari FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) dari pembilang dan penyebut, lalu membagi keduanya dengan FPB tersebut. 

Contoh:

·         Penjumlahan:

o    1/2 + 1/3 = ?

o    KPK dari 2 dan 3 adalah 6

o    1/2 = 3/6 

o    1/3 = 2/6 

o    3/6 + 2/6 = 5/6 

·         Pengurangan:

o    3/4 - 1/2 = ?

o    KPK dari 4 dan 2 adalah 4 

o    1/2 = 2/4 

o    3/4 - 2/4 = 1/4 



Ayo simak video!


Ayo Berlatih!
1. Hasil dari 310 + 710 adalah ....
2. Hasil dari 38 +  adalah = ....
3. Hasil dari  - 1 ⅛ adalah ....
4. Hasil dari 25 + 35  - 15 = ....
5. Hasil dari35 +  4 17  -  112  = ....

Senin, 11 Agustus 2025

Math

 Matematika

Kelas VIII

Pola Bilangan

Pertemuan 8


Media/alat peraga: Laptob dan LCD

Capaian Pembelajaran

Memprediksi dan menggeneralisasi pola dalam bentuk susunan benda dan bilangan.

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi pola dalam  bentuk susunan benda(obyek) dan pola bilangan

- menyelesaikan soal-soal barisan dan aritmetika dan geometri


Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.



Ayo simak materi!

Mari kita ingat terlebih dahulu rumus barisan dan deret aritmetika dan geometri.
Rumus mencari beda/selisih


Untuk mencari Un pada barisan aritmetika bisa menggunakan rumus berikut ini:



Untuk mencari Sn pada deret aritmetika bisa menggunakan rumus berikut ini:




Rumus mencari rasio/perbandingan



Untuk mencari Un pada barisan geometri bisa menggunakan rumus berikut ini:



Untuk mencari Sn pada barisan geometri dan deret geometri? Berikut ini adalah rumusnya.





Ayo Simak Video!