Selasa, 30 April 2024

Tugas kelas 7 dan 8

 Matematika

Kelas VII


Pengertian Data

Data adalah kumpulan informasi yang dapat digunakan untuk membuat keputusan atau menarik kesimpulan. Terdapat dua jenis data, yaitu data kuantitatif dan data kualitatif.

Data Kuantitatif

Data kuantitatif adalah data yang dapat diukur dengan angka. Contohnya adalah tinggi badan seseorang, berat badan, jumlah uang, dan sebagainya. Data kuantitatif dapat diolah dengan menggunakan operasi matematika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

Data Kualitatif

Data kualitatif adalah data yang tidak dapat diukur dengan angka. Contohnya adalah warna mata seseorang, jenis kelamin, jenis pekerjaan, dan sebagainya. Data kualitatif biasanya digunakan untuk menggambarkan karakteristik atau sifat dari suatu objek atau subjek.

Kumpulan Data

Kumpulan data adalah sekumpulan data yang dikelompokkan berdasarkan kriteria tertentu. Kumpulan data dapat berupa data tunggal atau data kelompok.

Data Tunggal

Data tunggal adalah data yang terdiri dari satu nilai. Contohnya adalah tinggi badan siswa tertentu atau jumlah angka yang diperoleh dalam suatu ujian. Data tunggal dapat dinyatakan dalam bentuk tabel atau grafik.

Data Kelompok

Data kelompok adalah data yang terdiri dari beberapa nilai yang dikelompokkan berdasarkan rentang nilai tertentu. Contohnya adalah rentang nilai pada suatu ujian, seperti 0-50, 50-75, dan sebagainya. Data kelompok dapat dinyatakan dalam bentuk distribusi frekuensi atau histogram.

Presentasi Data

Presentasi data adalah cara untuk menyajikan data agar mudah dibaca dan dipahami. Terdapat beberapa metode presentasi data yang dapat digunakan, antara lain:

Tabel

  • Tabel adalah cara yang paling umum digunakan dalam presentasi data.
  • Isi tabel terdiri dari kolom dan baris yang berisi data atau informasi yang ingin disajikan.
  • Data dalam tabel dapat diurutkan berdasarkan kriteria tertentu, seperti alfabetis atau numeris.

Grafik

  • Grafik adalah visualisasi data yang digunakan untuk menyajikan data secara grafis.
  • Terdapat berbagai jenis grafik yang dapat digunakan, seperti bar chart, pie chart, line chart, dan sebagainya.
  • Grafik membantu memperjelas dan memperkuat informasi yang terkandung dalam data.
Simak video berikut untuk menyelesaikan tugas dibawah ini:


Tugas!
Data nilai ulangan matematika siswa kelas VII A:
7, 8, 9, 10, 8, 7, 6, 9, 7, 7, 7, 8, 8, 7, 7, 6, 9, 8, 7, 8.
Buatlah dua diagram saja dari pilihan diagram batang/garis/lingkaran/gambar untuk data di atas!





Matematika
Kelas VIII

Statistika

3.10 Menganalisis data berdasarkan distribusi data, nilai rata-rata, median, modus, dan sebaran data untuk mengambil kesimpulan, membuat keputusan, dan membuat prediksi




Simak video berikut untuk menyelesaikan tugas dibawah ini:


Tugas!
Diketahui data nilai ulangan matematika, berikut: 7,5,4,6,5,7,8,6,4,4,5,9. 
1. Buatlah diagram batang dari data diatas!
2. Tentukan mean, median, dan modusnya!





Senin, 22 April 2024

Math

 Matematika 


Kelas 9

Bangun Ruang Sisi Lengkung


3.7       Membuat generalisasi luas permukaan dan volume berbagai bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola)

4.7       Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola), serta gabungan beberapa bangun ruang sisi lengkung

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

Tujuan pembelajaran pada pertemuan hari ini dengan diberikan beberapa permasalahan terkait bangun ruang sisi lengkung peserta didik dapat menghitung luas dan volume bola.


Mari kita ingat kembali Rumus Luas Permukaan dan Volume Bola

1. Rumus luas permukaan bola

Lp = 4 x π x r2
Keterangan:
Lp = Luas permukaan bola
r = Jari-jari bola
π = konstanta yang bernilai 3,14


2. Rumus volume bola

V = (4/3) x π x r3
Keterangan:
V = Volume bola
r = Jari-jari bola
π = konstanta yang bernilai 3,14


Mari selesaiakn soal-soal berikut:
1. Tentukan luas permukaan bola yang mempunyai jari-jari 14 cm?
2. Diketahui sebuah bola memiliki jari-jari 30 cm, hitunglah berapa volume dari bola tersebut?




Jumat, 23 Februari 2024

Math VIII

 Kelas 8

Lingkaran

3.7       Menjelaskan sudut pusat, sudut keliling, panjang busur, dan luas juring lingkaran, serta hubungannya

4.7           Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan sudut pusat, sudut keliling, panjang busur, dan luas juring lingkaran, serta 



Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

Tujuan pembelajaran pada pertemuan hari ini dengan diberikan sebuah permasalahan terkait lingkaran, peserta didik dapat Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan sudut pusat, sudut keliling, panjang busur, dan luas juring lingkaran, serta menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan garis singgung persekutuan luar dan persekutuan dalam dua lingkaran



Paket 1

1. Hitunglah luas gambar dibawah ini!



     




      2. Luas tembereng yang diarsir pada gambar berikut adalah...



 




3. Perhatikan gambar!












Jika sudut ABC = 60° dan titik O adalah pusat lingkaran maka sudut  AOC = …

 

    4. Jika diketahui OA=4 cm, dan PB=2 cm dan OP=10 cm. Panjang garis singgung persekutuan dalam dua lingkaran tersebut adalah...

 

Kamis, 22 Februari 2024

Math

Matematika 


Kelas 9

Bangun Ruang Sisi Lengkung


3.7       Membuat generalisasi luas permukaan dan volume berbagai bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola)

4.7       Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola), serta gabungan beberapa bangun ruang sisi lengkung

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

Tujuan pembelajaran pada pertemuan hari ini dengan diberikan sebuah permasalahan terkait bangun ruang sisi lengkung, peserta didik dapat menghitung luas dan volume tabung.


Bangun Ruang Sisi Lengkung

Bangun ruang sisi lengkung adalah kelompok bangun ruang yang memiliki bagian-bagian yang berbentuk lengkungan. Biasanya bangun ruang tersebut memiliki selimut ataupun permukaan bidang. Yang termasuk ke dalam bangun ruang sisi lengkung adalah tabung, kerucut, dan bola.

 

Tabung

Tabung merupakan sebuah bangun ruang yang dibatas oleh dua bidang berbentuk lingkaran pada bagian atas dan bawahnya. Kedua lingkaran tersebut memiliki ukuran yang sama besar serta kongruen. Keduanya saling berhadapan sejajar dan dihubungkan oleh garis lurus. unsur-unsur yang ada pada tabung diantaranya adalah:

 

t = tinggi tabung

r = jari-jari

π =  3,14 atau

 

Rumus-Rumus Yang Berlaku untuk Tabung:

Luas Alas = Luas Lingkaran = πr2

Luas Tutup = Luas Alas = πr2

Luas Selimut = Keliling Alas × Tinggi = 2πr × t = 2πrt

 

Luas Permukaan Tabung = Luas Alas + Luas Tutup + Luas Selimut

Luas Permukaan Tabung = πr2 + πr2 + 2πrt

Luas Permukaan Tabung = 2πr2 + 2πrt

Luas Permukaan Tabung = 2πr(r + t )

 

Volume Tabung = Luas Alas × Tinggi

Volume Tabung = πr2 x t

Volume Tabung = πr2 t

 

Contoh Soal  1

Diketahui sebuah tabung memiliki ukuran jari-jari 10 cm dan tinggi 30 cm. Maka coba hitunglah:

- luas alas tabung

- luas selimut tabung

- luas permukaan tabung

- volume tabung

 

Penyelesaiannya: 

Luas alas tabung

L = π r2

L = 3,14 x 10 x 10 = 314 cm2

 

Luas selimut tabung

L = 2 π r t

L = 2 x 3,14 x 10 x 30

L = 1.884 cm2

 

Luas permukaan tabung

Luas permukaan tabung = luas selimut + luas alas + luas tutup (luas tutup = luas alas)

L =  1884 + 314 + 314= 2512 cm2


Volume tabung

V = π r2 t

V = 3,14 x 10 x 10 x 30 = 9.432 cm3


Silahkan boleh amati juga video berikut agar lebih memahami materi diatas

https://www.youtube.com/watch?v=G0uDoggH0s8

Ayo Berlatih

1. Jari-jari alas sebuah tabung sama dengan tingginya. Jika jari-jari alasnya 10 cm, maka luas permukaan tabung adalah ....

2. Tentukan volume tabung yang jari-jari alasnya 7 cm dan tinggi 10 cm!



Kelas 8

Lingkaran

3.7       Menjelaskan sudut pusat, sudut keliling, panjang busur, dan luas juring lingkaran, serta hubungannya

4.7           Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan sudut pusat, sudut keliling, panjang busur, dan luas juring lingkaran, serta 

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

Tujuan pembelajaran pada pertemuan hari ini dengan diberikan sebuah permasalahan terkait lingkaran, peserta didik dapat menghitung luas dan keliling lingkaran.

Mengingat kembali materi sebelumnya tentang Hubungan antara Sudut Pusat dengan Panjang Busur dan Luas Juring

perbandingan antara panjang busur AB dan CD memberikan hasil yang sama dengan perbandingan antara luas juring AOB dan COD.
HUBUNGAN ANTARA SUDUT PUSAT, PANJANG BUSUR, DAN LUAS JURING
HUBUNGAN ANTARA SUDUT PUSAT, PANJANG BUSUR, DAN LUAS JURING

Keliling dan luas lingkaran

Rumus luas lingkaran

L= π × r², dengan, π = konstanta pi (3.14 atau 22/7), dan r = jari-jari lingkaran.

Rumus keliling lingkaran

Sementara itu, rumus keliling lingkaran adalah 2 x π x r.

Contoh

1. Diketahui sebuah lingkaran memiliki diameter 28 cm. Berapakah luas dan keliling lingkaran tersebut?

Jawaban:

d = 28 cm
r = d/2 = 14 cm

Luas lingkaran

L = π x r2 

  = 22/7 x 14 x 14 

  = 22/7 x 142 

  = 616 cm2

Keliling Lingkaran

K = 2 x π x r 

    = 2 x 22/7 x 14 

    = 88 cm

Ayo berlatih

1. Diketahui lingkaran dengan jari-jari 20 cm, keliling lingkaran tersebut adalah …

2. Jika diketahui sebuah lingkaran mempunyai diameter 14 cm. Berapakah luas lingkaran tersebut?

3. Perhatikan gambar!


Tentukan keliling dan luas dari gambar tersebut!



Kelas 7



 










Capaian pembelajaran

Di akhir fase D peserta didik dapat membuktikan teorema yang terkait dengan sudut pada garis transversal, segitiga dan segiempat kongruen, serta segitiga dan segiempat sebangun. Mereka dapat menggunakan teorema tersebut dalam menyelesaikan masalah (termasuk menentukan jumlah besar sudut pada sebuah segitiga, menentukan besar sudut yang belum diketahui pada sebuah segitiga, menghitung tinggi dan jarak).


Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

Tujuan pembelajaran pada pertemuan hari ini dengan diberikan sebuah permasalahan terkait bangun datar, peserta didik dapat memahami arti garis, segmen garis, dan sinar garis, serta cara menyatakan sudut, arti tegak lurus dan sejajar serta cara menyatakannya, dan dapat memahami jarak antara dua titik, jarak antara titik dan garis, dan jarak di antara dua garis sejajar.

Garis adalah susunan titik–titik yang saling bersebelahan serta berderet memanjang ke dua arah (kanan kiri atau atas bawah).
Sudut adalah ruang yang terbentuk di antara dua garis yang saling berpotongan. Sudut juga bisa diartikan sebagai daerah yang dibatasi oleh dua garis, serta dapat digambarkan sebagai pertemuan antara dua garis. Dalam sebuah sudut terdapat beberapa bagian membentuknya, meliputi: Kaki sudut merupakan sinar garis yang membentuk sudut tersebut. Titik sudut merupakan titik pangkal atau titik potong sinar garis. Daerah sudut merupakan daerah yang berada di antara dua kaki sudut (interior angle).
jenis jenis sudut menurut besar sudutnya yaitu meliputi:
  1. Sudut lancip ialah sudut yang memiliki besar kurang dari 90° (0° – 90°).
  2. Sudut siku siku ialah sudut yang memiliki besar 90°.
  3. Sudut tumpul ialah sudut yang memiliki besar lebih dari 90° (90° – 180°).
  4. Sudut lurus ialah sudut yang memiliki besar 180°.
  5. Sudut refleks ialah sudut yang mempunyai besar lebih dari 180° (180° – 360°).
















Rabu, 21 Februari 2024

Math Pers

 Matematika 


Kelas 9

Bangun Ruang Sisi Lengkung


3.7       Membuat generalisasi luas permukaan dan volume berbagai bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola)

4.7       Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola), serta gabungan beberapa bangun ruang sisi lengkung

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

Tujuan pembelajaran pada pertemuan hari ini dengan diberikan sebuah permasalahan terkait bangun ruang sisi lengkung, peserta didik dapat menghitung luas dan volume tabung.


Bangun Ruang Sisi Lengkung

Bangun ruang sisi lengkung adalah kelompok bangun ruang yang memiliki bagian-bagian yang berbentuk lengkungan. Biasanya bangun ruang tersebut memiliki selimut ataupun permukaan bidang. Yang termasuk ke dalam bangun ruang sisi lengkung adalah tabung, kerucut, dan bola.

 

Tabung

Tabung merupakan sebuah bangun ruang yang dibatas oleh dua bidang berbentuk lingkaran pada bagian atas dan bawahnya. Kedua lingkaran tersebut memiliki ukuran yang sama besar serta kongruen. Keduanya saling berhadapan sejajar dan dihubungkan oleh garis lurus. unsur-unsur yang ada pada tabung diantaranya adalah:

 

t = tinggi tabung

r = jari-jari

π =  3,14 atau 

 

Rumus-Rumus Yang Berlaku untuk Tabung:

Luas Alas = Luas Lingkaran = πr2

Luas Tutup = Luas Alas = πr2

Luas Selimut = Keliling Alas × Tinggi = 2πr × t = 2πrt

 

Luas Permukaan Tabung = Luas Alas + Luas Tutup + Luas Selimut

Luas Permukaan Tabung = πr2 + πr2 + 2πrt

Luas Permukaan Tabung = 2πr2 + 2πrt

Luas Permukaan Tabung = 2πr(r + t )

 

Volume Tabung = Luas Alas × Tinggi

Volume Tabung = πr2 x t

Volume Tabung = πr2 t

 

Contoh Soal  1

Diketahui sebuah tabung memiliki ukuran jari-jari 10 cm dan tinggi 30 cm. Maka coba hitunglah:

- luas alas tabung

- luas selimut tabung

- luas permukaan tabung

- volume tabung

 

Penyelesaiannya: 

Luas alas tabung

L = π r2

L = 3,14 x 10 x 10 = 314 cm2

 

Luas selimut tabung

L = 2 π r t

L = 2 x 3,14 x 10 x 30

L = 1.884 cm2

 

Luas permukaan tabung

Luas permukaan tabung = luas selimut + luas alas + luas tutup (luas tutup = luas alas)

L =  1884 + 314 + 314= 2512 cm2


Volume tabung

V = π r2 t

V = 3,14 x 10 x 10 x 30 = 9.432 cm3


Silahkan boleh amati juga video berikut agar lebih memahami materi diatas

https://www.youtube.com/watch?v=G0uDoggH0s8

Ayo Berlatih

1. Jari-jari alas sebuah tabung sama dengan tingginya. Jika jari-jari alasnya 10 cm, maka luas permukaan tabung adalah ....

2. Tentukan volume tabung yang jari-jari alasnya 7 cm dan tinggi 10 cm!



Kelas 8

Lingkaran

3.7       Menjelaskan sudut pusat, sudut keliling, panjang busur, dan luas juring lingkaran, serta hubungannya

4.7           Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan sudut pusat, sudut keliling, panjang busur, dan luas juring lingkaran, serta 

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

Tujuan pembelajaran pada pertemuan hari ini dengan diberikan sebuah permasalahan terkait lingkaran, peserta didik dapat menghitung luas dan keliling lingkaran.

Mengingat kembali materi sebelumnya tentang Hubungan antara Sudut Pusat dengan Panjang Busur dan Luas Juring

perbandingan antara panjang busur AB dan CD memberikan hasil yang sama dengan perbandingan antara luas juring AOB dan COD.
HUBUNGAN ANTARA SUDUT PUSAT, PANJANG BUSUR, DAN LUAS JURING
HUBUNGAN ANTARA SUDUT PUSAT, PANJANG BUSUR, DAN LUAS JURING

Keliling dan luas lingkaran

Rumus luas lingkaran

L= π × r², dengan, π = konstanta pi (3.14 atau 22/7), dan r = jari-jari lingkaran.

Rumus keliling lingkaran

Sementara itu, rumus keliling lingkaran adalah 2 x π x r.

Contoh

1. Diketahui sebuah lingkaran memiliki diameter 28 cm. Berapakah luas dan keliling lingkaran tersebut?

Jawaban:

d = 28 cm
r = d/2 = 14 cm

Luas lingkaran

L = π x r2 

  = 22/7 x 14 x 14 

  = 22/7 x 142 

  = 616 cm2

Keliling Lingkaran

K = 2 x π x r 

    = 2 x 22/7 x 14 

    = 88 cm

Ayo berlatih

1. Diketahui lingkaran dengan jari-jari 20 cm, keliling lingkaran tersebut adalah …

2. Jika diketahui sebuah lingkaran mempunyai diameter 14 cm. Berapakah luas lingkaran tersebut?

3. Perhatikan gambar!


Tentukan keliling dan luas dari gambar tersebut!



Kelas 7



 










Capaian pembelajaran

Di akhir fase D peserta didik dapat membuktikan teorema yang terkait dengan sudut pada garis transversal, segitiga dan segiempat kongruen, serta segitiga dan segiempat sebangun. Mereka dapat menggunakan teorema tersebut dalam menyelesaikan masalah (termasuk menentukan jumlah besar sudut pada sebuah segitiga, menentukan besar sudut yang belum diketahui pada sebuah segitiga, menghitung tinggi dan jarak).


Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

Tujuan pembelajaran pada pertemuan hari ini dengan diberikan sebuah permasalahan terkait bangun datar, peserta didik dapat memahami arti garis, segmen garis, dan sinar garis, serta cara menyatakan sudut, arti tegak lurus dan sejajar serta cara menyatakannya, dan dapat memahami jarak antara dua titik, jarak antara titik dan garis, dan jarak di antara dua garis sejajar.

Garis adalah susunan titik–titik yang saling bersebelahan serta berderet memanjang ke dua arah (kanan kiri atau atas bawah).
Sudut adalah ruang yang terbentuk di antara dua garis yang saling berpotongan. Sudut juga bisa diartikan sebagai daerah yang dibatasi oleh dua garis, serta dapat digambarkan sebagai pertemuan antara dua garis. Dalam sebuah sudut terdapat beberapa bagian membentuknya, meliputi: Kaki sudut merupakan sinar garis yang membentuk sudut tersebut. Titik sudut merupakan titik pangkal atau titik potong sinar garis. Daerah sudut merupakan daerah yang berada di antara dua kaki sudut (interior angle).
jenis jenis sudut menurut besar sudutnya yaitu meliputi:
  1. Sudut lancip ialah sudut yang memiliki besar kurang dari 90° (0° – 90°).
  2. Sudut siku siku ialah sudut yang memiliki besar 90°.
  3. Sudut tumpul ialah sudut yang memiliki besar lebih dari 90° (90° – 180°).
  4. Sudut lurus ialah sudut yang memiliki besar 180°.
  5. Sudut refleks ialah sudut yang mempunyai besar lebih dari 180° (180° – 360°).