Kamis, 05 November 2026

Grade 9 n Grade 8

 GRADE 9


IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Mata Pelajaran : Matematika

Hari/Tanggal : Kamis, 05 November 2026

Fase/Kelas : D/IX

Materi : Transformasi Geometri

Pertemuan Ke : 8

Capaian Pembelajaran (CP) Umum :

Murid dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi) titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah.

Tujuan Pembelajaran (TP) Umum :

Murid dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi) titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah.

4. Murid dapat melakukan transformasi tunggal Dilatasi titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. TM2

Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 4

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

Murid dapat menentukan koordinat bayangan suatu titik hasil dilatasi dengan pusat (0,0) dan faktor skala k.
Murid dapat menggambarkan atau menentukan persamaan garis bayangan akibat transformasi dilatasi pada bidang Kartesius.
Murid dapat mendelatasi bangun datar (segitiga, persegi, atau segiempat) dengan menentukan koordinat titik-titik sudut bayangannya pada bidang Kartesius.

Materi

- Apersepsi singkat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

- Akhlak Niat karena Allah
Belajar matematika bukan sekadar mencari nilai bagus atau pujian, melainkan untuk mengasah akal dan memahami keteraturan alam ciptaan-Nya.

- Materi singkat 
1. Pengertian Dilatasi
Dilatasi adalah suatu transformasi geometri yang mengubah ukuran suatu objek (bisa diperbesar atau diperkecil), tetapi tidak mengubah bentuk objek tersebut.
Unsur-unsur penting:
  1. Titik Pusat Dilatasi (sebagai acuan perubahan, bisa di titik (0,0) atau titik tertentu (a,b).
  2. Faktor Skala (k) yang menentukan ukuran dan arah bayangan:

























3. Penerapan Dilatasi pada Titik, Garis, dan Bangun Datar
  • Dilatasi Titik: Dilakukan langsung dengan memasukkan koordinat (x, y) ke dalam rumus pusat (0,0) atau (a,b).
  • Dilatasi Garis: Misalkan diberikan suatu persamaan garis contoh: y = mx + c. Ambil 2 titik bantu pada garis tersebut, dilatasi kedua titik tersebut untuk mendapatkan bayangannya, lalu susun kembali persamaan garis baru dari bayangan titik-titik tersebut.
  • Dilatasi Bangun Datar (Segitiga, Persegi, dll.): Lakukan dilatasi pada setiap titik sudut (vertex) dari bangun datar tersebut, lalu hubungkan titik-titik bayangan tersebut di bidang Kartesius. 






Media/Alat peraga: Video pembelajaran

 

Selesaikanlah soal-soal berikut dengan baik dan tepat!

1. Sebuah segitiga siku-siku ABC memiliki panjang sisi siku-siku AB = 8 cm dan BC = 15 cm (sisi miring AC = 17 cm. Segitiga tersebut didilatasi dengan faktor skala k = 3 menjadi segitiga A'B'C'. Hitunglah panjang sisi A'B' dan B'C'.


Kesimpulan


Refleksi


Catatan





GRADE 8

IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Mata Pelajaran : Matematika

Hari/Tanggal : Kamis, 29 Oktober 2026

Fase/Kelas : D/VIII

Materi : Fungsi Linear

Pertemuan Ke : 4

Capaian Pembelajaran (CP) Umum :

membedakan beberapa fungsi non linear dari fungsi linear secara grafik

Tujuan Pembelajaran (TP) Umum :

Murid dapat membedakan beberapa fungsi non linear dari fungsi linear secara grafik
3. Murid dapat menentukan persamaan garis

Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 3

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

Menentukan persamaan garis Melalui satu titik 

Menentukan persamaan garis Melalui dua titik 


Materi

- Apersepsi singkat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

- Akhlak Niat karena Allah
Belajar matematika bukan sekadar mencari nilai bagus atau pujian, melainkan untuk mengasah akal dan memahami keteraturan alam ciptaan-Nya.

- Materi singkat 

Persamaan garis lurus adalah perbandingan antara koordinat titik y dan x yang membentuk garis lurus pada bidang Cartesius, dengan pangkat tertinggi dari variabelnya adalah satu.

Bentuk Umum

Eksplisit: y = mx + c (dengan m sebagai gradien dan c sebagai konstanta)

Implisit: ax + by + c = 0

 

Rumus Persamaan garis

Persamaan garis melalui gradien m dan satu titik (x1, y1):


Persamaan garis melalui dua titik (x1, y1) dan (x2, y2):







Media/Alat peraga: Video pembelajaran


Selesaikanlah soal-soal berikut dengan baik dan tepat!

1.    Tentukan gradien (m) dari garis yang melalui titik A(2, 3) dan B(6, 11)

2.    Tentukan persamaan garis yang sejajar dengan garis y = 2x + 5 dan melalui titik (3, 1).

3.    Tentukan persamaan garis yang tegak lurus dengan garis 2x + 4y - 8 = 0 dan melalui titik (-2, 5).

4.    Sebuah tarif taksi menetapkan biaya awal Rp10.000 dan biaya per kilometer sebesar Rp4.000.
a. Buatlah persamaan garis lurus yang menyatakan total biaya (y) untuk jarak x km.
b. Tentukan total biaya jika menempuh jarak 12 km.

1.


Kesimpulan



Refleksi

Mengapa mempelajari ini penting?

Memahami gradien bukan sekadar menghitung angka di atas kertas, melainkan memahami bagaimana satu variabel berubah terhadap variabel lainnya.


Catatan



Tidak ada komentar:

Posting Komentar