Identitas
Nama guru: Endah Septasari, S.Pd
Mata pelajaran: Matematika
Hari/tanggal: Rabu/22 Juli 2026
Kelas: VII
Materi: Bilangan Bulat
Tujuan pembelajaran
Peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional dan bilangan decimal
1. - Pengertian bilangan bulat, penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat
Materi pembelajaran (inti pembahasan)
Bilangan bulat
Bilangan bulat adalah kumpulan atau himpunan bilangan yang nilainya bulat. Himpunan bilangan bulat dalam matematika dilambangkan dengan Z. Lambang ini berasal dari bahasa Jerman, yaitu Zahlen yang berarti bilangan.
Jenis bilangan bulat terdiri dari bilangan cacah dan bilangan bulat negatif.
1. Bilangan cacah adalah himpunan bilangan yang terdiri dari bilangan nol dan bilangan bulat positif. Bilangan cacah juga sering disebut dengan bilangan bulat yang ‘bukan negatif’. Jadi, bilangan cacah itu isinya positif semua.
Lambang bilangan cacah adalah W yang memiliki kepanjangan Whole Numbers, yang artinya himpunan bilangan cacah. Contoh bilangan cacah, antara lain 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, …, dst.
2. Bilangan Nol
Sama seperti namanya, bilangan nol adalah bilangan yang berarti kosong. Bilangan ini merupakan bagian dari bilangan cacah, dan hanya terdiri dari satu bilangan, yaitu 0 (nol).
3. Bilangan Bulat Positif (Bilangan Asli)
Bilangan bulat positif atau bisa disebut sebagai bilangan asli, adalah himpunan bilangan bulat yang bernilai positif. Bilangan bulat positif juga merupakan bagian dari bilangan cacah, ya.
Bilangan asli dilambangkan dengan N yang memiliki kepanjangan Natural Numbers, atau artinya himpunan bilangan asli. Contoh bilangan asli, yaitu 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, …, dst.
4. Bilangan Bulat Negatif
Bilangan bulat negatif adalah himpunan bilangan bulat yang bernilai negatif. Jadi, kebalikan dari bilangan asli, ya. Contoh bilangan bulat negatif, di antaranya …, -5, -4, -3, -2, -1.
5. Bilangan Ganjil
Bilangan ganjil adalah himpunan bilangan yang bukan kelipatan dua atau nilainya nggak habis jika dibagi 2.
6. Bilangan Genap
Bilangan genap adalah himpunan bilangan kelipatan 2 atau nilainya akan habis jika dibagi 2.
Contoh: 8 merupakan bilangan genap karena kalo kita bagi dengan 2, nilainya akan habis atau nggak punya sisa. Beda lagi dengan 13. Coba, 13 bisa dibagi 2 nggak?
Jawabannya bisa, tapi nilainya nggak habis. Berarti, 13 bukan kelipatan 2. Itu tandanya, 13 termasuk bilangan ganjil.
Contoh bilangan ganjil = {…, -7, -5, -3, -1, 1, 3, 5, 7, 9, …}
Contoh bilangan genap = {…, -6, -4, -2, 0, 2, 4, 6, 8, 10, …}
7. Bilangan Prima
Bilangan prima adalah himpunan bilangan yang lebih besar dari 1 dan hanya bisa dibagi oleh 1 atau bilangan itu sendiri. Contohnya nih, 2 merupakan bilangan prima karena hanya bisa dibagi 1 dan bilangan itu sendiri, yaitu 2.
Sedangkan, 4 bukan bilangan prima karena selain bisa dibagi 1 dan 4, 4 juga bisa dibagi 2. Contoh bilangan prima lainnya adalah sebagai berikut:
Contoh bilangan prima = {2, 3, 5, 7, 11, 13, …}
8. Bilangan Komposit
Bilangan yang nilainya lebih besar dari 1 dan bukan termasuk bilangan prima, berarti bilangan tersebut merupakan bilangan komposit. Contohnya, 4 tadi. Bilangan 4 lebih besar dari 1 dan bukan bilangan prima karena bisa dibagi 1, 2, dan 4.
Jadi, 4 termasuk bilangan komposit. Contoh lainnya ada 6. Bilangan 6 juga termasuk bilangan komposit karena nilainya lebih dari 1 dan bukan bilangan prima (bisa dibagi 1, 2, 3, dan 6).
Contoh bilangan komposit = {4, 6, 8, 9, 10, 12, …}
Assesment
Selesaikanlah soal-soal berikut dengan tepat!
1. I. -5, -2, 0, 3
II. -8, -4, -1
III. 0, 1, 2, 3
IV. -3, -1, 1/2, 4
Di antara kelompok bilangan di atas manakah yang seluruhnya merupakan bilangan bulat negatif?
2. Hasil dari 8 - (-5) adalah...
3. Suhu udara di puncak gunung pada pagi hari adalah -3^0 C. Menjelang siang, suhu naik sebesar 8^0 C. Berapakah suhu udara pada siang hari?
4. Hitunglah 24 - (-6) + (-18) = . . .
Refleksi
Identitas
Nama guru: Endah Septasari, S.Pd
Mata pelajaran: Matematika
Hari/tanggal: Rabu/22 Juli 2026
Kelas: VIII
Materi: Pola Bilangan
Tujuan pembelajaran
Materi pembelajaran (inti pembahasan)
Pola bilangan adalah susunan angka-angka yang membentuk pola tertentu, misalnya segitiga, garis lurus, persegi, dan masih banyak lainnya.
Contoh soal 1
Diketahui barisan bilangan 4, 6, 9, 13, 18, …, …
Kira-kira, berapa kelanjutan bilangan di atas?
Pembahasan:
Pertama, Quipperian lihat selisih antarbilangannya.
Selisih 4 ke 6 = 2
Selisih 6 ke 9 = 3
Selisih 9 ke 13 = 4
Selisih 13 ke 18 = 5
Artinya, antarbilangan memiliki selisih + 1 dari selisih antarbilangan sebelumnya.
Dengan demikian, bilangan selanjutnya adalah sebagai berikut.
Selisih 18 ke bilangan selanjutnya pasti 6, sehingga 18 + 6 = 24
Selisih 24 ke bilangan selanjutnya pasti 7, sehingga 24 + 7 = 31.
Jadi, kelanjutan bilangannya adalah 24 dan 31.
Assesment
Selesaikanlah soal-soal berikut dengan tepat!
- Andi diberi tugas oleh Pak Marno untuk meletakkan buku di rak perpustakaan. Di rak pertama ia harus meletakkan 6 buah buku, di rak kedua 11 buah buku, di rak ketiga 16 buah buku, di rak keempat 21 buah buku. Jika banyaknya rak di perpustakaan adalah 10, tentukan banyaknya buku yang harus disusun Budi di rak terakhir!
Refleksi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar