Kamis, 27 Agustus 2026

Grade 9 n Grade 8 Math


IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Mata Pelajaran : Matematika

Hari/Tanggal : Kamis, 27 Agustus 2026

Fase/Kelas : D/IX

Materi : Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar

Pertemuan Ke : 8

Capaian Pembelajaran (CP) Umum :

Membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah

Tujuan Pembelajaran (TP) Umum :

Murid dapat membaca, menulis, dan membandingkan bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah
- Murid dapat merasionalkan penyebut bentuk akar
Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 7

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

Tujuan Pembelajaran (TP)
Peserta didik memahami konsep bilangan rasional dan irasional pada penyebut pecahan.
Peserta didik dapat merasionalkan bentuk pecahan  dengan mengalikan pembilang dan penyebut dengan penyebut akar.
Peserta didik dapat merasionalkan bentuk pecahan dengan penyebut aljabar akar seperti menggunakan sekawan. 

Materi

- Apersepsi singkat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

- Akhlak Niat karena Allah
Belajar matematika bukan sekadar mencari nilai bagus atau pujian, melainkan untuk mengasah akal dan memahami keteraturan alam ciptaan-Nya.

- Materi singkat 
Merasionalkan penyebut bentuk akar adalah cara mengubah penyebut pecahan dari bentuk irasional menjadi rasional.
Caranya adalah mengalikan pembilang dan penyebut dengan bentuk akar yang sama atau dengan sekawannya.
Bentuk-Bentuk Merasionalkan Penyebut Akar









































Video: 
merasionalkan penyebut 1
merasionalkan penyebut 1

Media/Alat peraga: Video, Proyektor

- Post tes 

Selesaikanlah soal-soal berikut dengan baik dan tepat!

1. 



2. 






Kesimpulan

Merasionalkan penyebut berarti menghilangkan tanda akar di bagian bawah (penyebut) suatu pecahan tanpa mengubah nilai pecahan tersebut. Prinsip Dasarnya mengalikan pembilang dan penyebut dengan bentuk sekawan atau akar yang sesuai, sehingga penyebutnya menjadi bilangan rasional (bilangan bulat). terdapat tiga Bentuk Utama & Cara Penyelesaiannya.


Refleksi

Pemahaman Konsep murid menyadari bahwa tanda akar di penyebut membuat nilai sulit dibayangkan atau dibagi secara manual, sehingga merasionalkan bentuk akar membuat angka lebih "rapi".

Catatan

Ketelitian sangat diuji saat menentukan bentuk sekawan, terutama pada tanda positif (+) dan negatif (-) serta saat mengalikan suku-suku aljabar (metode pelangi/distributif).




IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Mata Pelajaran : Matematika

Hari/Tanggal : Kamis, 27 Agustus 2026

Fase/Kelas : D/VIII

Materi : Pola Bilangan 

Pertemuan Ke : 9

Capaian Pembelajaran (CP) Umum :

Mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi pola dalam bentuk susunan benda dan bilangan

Tujuan Pembelajaran (TP) Umum :

Peserta didik dapat mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi pola dalam  bentuk susunan benda(obyek) dan pola bilangan
Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 9

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

mendeskripsikan aturan perubahan pada susunan benda/objek konkret

meneruskan dan memprediksi bentuk/banyaknya benda pada suku-suku awal berikutnya dari suatu susunan objek yang diberikan

mentransformasikan barisan susunan benda ke dalam barisan bilangan serta menentukan aturan polanya

Materi

- Apersepsi singkat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

- Akhlak Niat karena Allah
Belajar matematika bukan sekadar mencari nilai bagus atau pujian, melainkan untuk mengasah akal dan memahami keteraturan alam ciptaan-Nya.

- Materi singkat mengulas kembali barisan deret aritmetika dan geometri
Barisan adalah urutan bilangan dengan pola tertentu, sedangkan deret adalah penjumlahan dari suku-suku barisan tersebut.
Aritmetika
Barisan aritmetika adalah barisan bilangan yang memiliki selisih atau beda (b) tetap antara dua suku yang berurutan. Selisih ini didapat dari pengurangan suku ke-n dengan suku sebelumnya Un - Un-1.
Rumus Suku ke-n Un: Un=a+(n-1)b
(Keterangan: a = U₁ atau suku pertama, b = beda/selisih, n = urutan suku)
Deret aritmetika adalah jumlah dari suku-suku yang ada pada barisan aritmetika. Dilambangkan dengan Sn (jumlah n suku pertama).
Rumus Jumlah n Suku Pertama Sn:
Sn=n/2(2a+(n-1)b) atau Sn=n/2(a+Un)

Geometri

Barisan geometri adalah pola bilangan yang memiliki perbandingan atau rasio tetp antar dua sukuyang berurutan, sedangkan deret geometri adalah penjumlahan dari suku-suku barisan tersebut.

Barisan Geometri: Urutan angka di mana setiap suku berikutnya dikali atau dibagi dengan angka tetap yang sama. Angka tetap ini disebut rasio (r).

Rumus Suku ke-n (Un):   Un= a r^{n-1}

Keterangan:

a = suku pertama 

r = rasio (U2/U1)

n = posisi suku


Deret Geometri: Penjumlahan dari suku-suku barisan geometri.

Video: https://www.youtube.com/watch?v=-USLbx0Yx8s&t=647

Media/Alat peraga: Video, LKM, Proyektor

- Post tes soal diberikan pada lembar kerja murid


Kesimpulan

Barisan aritmetika adalah barisan bilangan yang memiliki selisih atau beda (b) tetap antara dua suku yang berurutan. Selisih ini didapat dari pengurangan suku ke-n dengan suku sebelumnya Un - Un-1. Deret aritmetika adalah jumlah dari suku-suku yang ada pada barisan aritmetika. Dilambangkan dengan Sn (jumlah n suku pertama).

Barisan geometri adalah pola bilangan yang memiliki perbandingan atau rasio tetp antar dua sukuyang berurutan, sedangkan deret geometri adalah penjumlahan dari suku-suku barisan tersebut.


Refleksi

Penerapan dalam Kehidupan Nyata:

Materi aritmetika sering terlihat pada perhitungan menabung dengan jumlah tetap tiap bulan atau pola kursi di bioskop. Materi geometri sangat berguna untuk menghitung pertumbuhan populasi bakteri.


Catatan

Tantangan yang Sering Dihadapi:

Ketelitian dalam membedakan kapan suatu soal menggunakan konsep aritmetika (selisih) atau geometri (rasio). Menghitung nilai pangkat yang besar pada barisan geometri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar