Senin, 14 September 2026

Grade 9 n Grade 7

 IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Mata Pelajaran : Matematika

Hari/Tanggal : Senin, 14 September 2026

Fase/Kelas : D/IX

Materi : Transformasi Geometri

Pertemuan Ke : 3

Capaian Pembelajaran (CP) Umum :

Murid dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi) titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah.

Tujuan Pembelajaran (TP) Umum :

Murid dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi) titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah.

2. Murid dapat melakukan transformasi tunggal translasi titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah. TM1

Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 2

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

menjelaskan arti pergeseran atau translasi pada suatu objek.
menghitung posisi titik baru setelah digeser.
membaca soal cerita atau masalah sehari-hari tentang pergeseran posisi.

Materi

- Apersepsi singkat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

- Akhlak Niat karena Allah
Belajar matematika bukan sekadar mencari nilai bagus atau pujian, melainkan untuk mengasah akal dan memahami keteraturan alam ciptaan-Nya.

- Materi singkat 
 Translasi adalah jenis transformasi tunggal yang memindahkan setiap titik pada suatu objek (titik, garis, atau bangun datar) dengan jarak dan arah tertentu. Pergeseran ini tidak mengubah ukuran, bentuk, maupun orientasi bangun aslinya—hanya posisi atau letaknya saja yang berpindah. Translasi pada bidang Kartesius dinyatakan sebagai vektor perpindahan T(a, b).
Rumus Titik Bayangan:
Jika sebuah titik awal A(x, y) ditranslasikan oleh T(a, b), maka koordinat bayangannya A' dihitung dengan rumus:
x'=x+a
y'=y+b
Ditulis secara koordinat:




Media/Alat peraga: Video pembelajaran

 

Selesaikanlah soal-soal berikut dengan baik dan tepat!

1. Titik A(2, 3) ditranslasikan oleh vektor T = (4, 5). Tentukan koordinat bayangan titik A'.

2. Titik B(-3, 5) ditranslasikan oleh vektor T = (-2, -4). Tentukan koordinat bayangan titik B'

3. Titik C(1, -4) ditranslasikan oleh T = (a, b) menghasilkan bayangan C'(5, -1). Tentukan nilai a dan b.

4. y = 2x + 3 ditranslasikan oleh T = (1, 4). Tentukan persamaan bayangan garis tersebut.


Kesimpulan

Translasi adalah pergeseran suatu objek (titik, garis, atau bangun datar) sejauh jarak dan arah tertentu pada bidang koordinat Kartesius tanpa mengubah bentuk dan ukuran. Murid mampu memahami konsep pergeseran secara visual dan menerapkan rumus penjumlahan koordinat untuk menyelesaikan masalah kontekstual sederhana.

Refleksi

Sebagian besar murid lebih cepat menangkap konsep translasi titik menggunakan gambar atau simulasi pergeseran kotak pada bidang koordinat dibanding langsung menggunakan rumus.

Catatan

Tingkatkan variasi soal cerita kontekstual (misalnya perpindahan posisi benda dalam denah) agar kemampuan pemecahan masalah murid semakin terasah.





IDENTITAS

Nama Guru : Endah Septasari

Mata Pelajaran : Matematika

Hari/Tanggal : Senin, 14 September 2026

Fase/Kelas : D/VII

Materi : Aljabar

Pertemuan Ke : 4

Capaian Pembelajaran (CP) Umum :

Menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar; menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen.

Tujuan Pembelajaran (TP) Umum :

Murid dapat menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen.
4. Murid dapat menggunakan sifat-sifat operasi perkalian suku dua untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen.
Tujuan Pembelajaran (TP) Nomor : 4

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

Pengenalan Konsep Dasar Aljabar

Penerapan Sifat Komutatif (contoh: (a + b = b + a)

Penerapan Sifat Asosiatif (contoh: (a + b) + c = a + (b + c)

Materi

- Apersepsi singkat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah hari ini dapat bertemu bersama untuk belajar matematika. Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.

- Akhlak Niat karena Allah
Belajar matematika bukan sekadar mencari nilai bagus atau pujian, melainkan untuk mengasah akal dan memahami keteraturan alam ciptaan-Nya.

- Materi singkat 
Suku dua adalah bentuk aljabar yang dihubungkan oleh tanda penjumlahan atau pengurangan dan terdiri dari dua suku (contoh: \(x + 2\), \(3x - 5\), atau \(a + b\)).Bentuk ekuivalen adalah bentuk aljabar yang nilainya sama meskipun dituliskan dalam susunan atau penjabaran yang berbeda. Sifat utama yang digunakan adalah penyebaran atau distribusi perkalian terhadap penjumlahan/pengurangan.
Untuk mengalikan bentuk suku dua \((ax + b)(cx + d)\), setiap suku pada kurung pertama harus dikalikan dengan setiap suku pada kurung kedua. Cara ini sering disebut dengan metode PELANGI (Depan, Luar, Dalam, Belakang): 



Setelah dijabarkan, gabungkan suku-suku yang sejenis (suku yang memiliki variabel dan pangkat yang sama) dengan menjumlahkan atau mengurangkan koefisiennya

Media/Alat peraga: Video pembelajaran


Selesaikanlah soal-soal berikut dengan baik dan tepat!

1. Tentukan bentuk aljabar yang ekuivalen dengan (x + 2)(x + 3)

2. Jabarkan bentuk aljabar dari (2x + 1)(x + 4)

3. Tentukan hasil perkalian dari (x - 3)(x + 5)

4. Cari bentuk ekuivalen dari (y - 4)(y - 2)


Kesimpulan

Murid telah mempelajari cara mengalikan dua buah suku dua (binomial) menggunakan sifat distributif. Murid juga memahami pola khusus seperti kuadrat sempurna (a+b)^2 = a^2 + 2ab + b^2 dan selisih dua kuadrat (a+b)(a-b) = a^2 - b^2.


Refleksi

Penerapan dalam Kehidupan Nyata:

Mengalikan suku dua tidak sama dengan perkalian biasa. Semua suku di kurung pertama harus adil dikalikan dengan semua suku di kurung kedua.

Catatan

Selalu ingatkan murid bahwa tanda di depan angka/variabel adalah milik angka tersebut (misal: pada (x - 4), angka 4 bernilai negatif).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar