Kisi-Kisi STS Matematika 2025 Kelas VII
Kisi-Kisi STS Matematika 2025 Kelas VIII
Kisi-Kisi LUS Matematika 2025 Kelas IX
Kisi-Kisi STS Matematika 2025 Kelas VII
Kisi-Kisi STS Matematika 2025 Kelas VIII
Kisi-Kisi LUS Matematika 2025 Kelas IX
Matematika
Kelas VII
Aritmetika Sosial
Capaian Pembelajaran
Mereka dapat menerapkan operasi aritmetika pada bilangan real, dan memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah (termasuk berkaitan dengan literasi finansial).
Alur Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan bunga tunggal dan pajak
Assalamualaikum Wr. Wb.
Bunga tunggal adalah bunga yang timbul pada setiap akhir jangka waktu tertentu yang tidak memengaruhi besarnya modal (besarnya modal tetap). Besarnya bunga memiliki perbandingan yang senilai dengan presentase dan lama waktunya. Selain itu, bunga juga senilai pula dengan besarnya modal.
Jika modal sebesar M dibungakan dengan bunga p % setahun maka:
a. Setelah t tahun, besarnya bunga:

b. Setelah t bulan, besarnya bunga:

c. Setelah t hari, besarnya bunga:
– Jika satu tahun 360 hari, maka:

– Jika satu tahun 365 hari, maka:

– Jika satu tahun 366 hari (tahun kabisat), maka:

Contoh:
Budi meminjam uang sebesar Rp 1.000.000,00 kepada Edi dengan tingkat bunga 18% per tahun. Hitung besarnya bunga selama:
Penyelesaian
M = 1.000.000 dan p = 18
a) Besarnya bunga selama 2 tahun
i = 
i = 
Jadi besarnya bunga selama 2 tahun sebesar Rp 360.000,00
b) Besarnya bunga selama 6 bulan

Jadi besarnya bunga adalah Rp 90.000,00
Pak Hendro meminjam uang di bank sebesar Rp 5.000.000 dengan bunga tunggal 6 persen per tahun selama 3 tahun. Tentukan:
1 Besar bunga pinjaman
2. Jumlah yang harus dikembalikan Pak Hendro selama 3 tahun.
Matematika
Kelas VII
Aritmetika Sosial
Capaian Pembelajaran
Mereka dapat menerapkan operasi aritmetika pada bilangan real, dan memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah (termasuk berkaitan dengan literasi finansial).
Alur Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan besar diskon, brito, netto dan tara
Assalamualaikum Wr. Wb.
Pengertian Diskon
Potongan harga atau rabat. Adanya diskon menjadikan harga yang dibayar menjadi lebih murah.
Pengertian
Bruto
Secara definisi, bruto adalah berat kotor, yaitu berat keseluruhan suatu
barang atau benda beserta dengan tempat atau pembungkusnya.
1. Bu Trismi membeli satu keranjang mangga seharga Rp250.000. keranjang tersebut terdapat tulisan bruto = 51 kg dan tara = 1 kg. Bu Trismi menjual mangga tersebut dengan harga Rp10.000/kg. Jika mangga tersebut laku semua, maka keuntungan yang didapatkan Bu Trismi yaitu…
Matematika
Kelas IX
Kekongruenan dan Kesebangunan
Kompetensi Dasar
3.6 Menjelaskan dan menentukan kesebangunan dan kekongruenan antar bangun datar
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat menjelaskan kesebangunan dua bangun datar
Assalamualaikum Wr. Wb.
Dua
bangun datar dikatakan sebangun, jika:
·
Perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian sama
·
Sudut-sudut yang bersesuaian sama besar
contoh
bangun datar yang sebangun
Perhatikan
gambar jajar genjang ABCD dan EFGH di atas.
Diperoleh:
Sisi AB bersesuaian dengan EF
AB:EF
= 12:9 = 4:3
Sisi
BC bersesuaian dengan FG
BC:FG
= 8:6 = 4:3
Sudut
A bersesuaian dengan sudut E
Sudut
A = Sudut E = 60'
Sudut
B bersesuaian dengan sudut F
Sudut
B = Sudut F = 120'
Karena
perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian sama dan sudut yang bersesuaian sama
besar maka jajar genjang ABCD dan EFGH sebangun.
Matematika
Kelas VII
Aritmetika Sosial
Capaian Pembelajaran
Mereka dapat menerapkan operasi aritmetika pada bilangan real, dan memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah (termasuk berkaitan dengan literasi finansial).
Alur Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menghitung untung , rugi, presentase untung dan presentase rugi
Assalamualaikum Wr. Wb.
Jika harga penjualan lebih dari harga pembelian, maka dikatakan untung. Sebaliknya jika harga penjualan kurang dari harga pembelian, maka dikatakan rugi.
Maka dari definisi di atas diperoleh rumus-rumus berikut:
Untung = Harga Jual - Harga Beli (di mana Harga Jual > Harga Beli)
Rugi = Harga Beli - Harga Jual (di mana Harga Jual < Harga Beli)
Persentase Untung = untung/harga beli x 100%
Tentukan persentase untung
atau ruginya
1.
Harga pembelian Rp 60.000 dan harga penjualan Rp 72.000
2. Harga pembelian Rp 75.000 dan harga penjualannya Rp 67.500
Matematika
Kelas VII
Aritmetika Sosial
Capaian Pembelajaran
Mereka dapat menerapkan operasi aritmetika pada bilangan real, dan memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah (termasuk berkaitan dengan literasi finansial).
Alur Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menghitung untung , rugi, presentase untung dan presentase rugi
Assalamualaikum Wr. Wb.
Jika harga penjualan lebih dari harga pembelian, maka dikatakan untung. Sebaliknya jika harga penjualan kurang dari harga pembelian, maka dikatakan rugi.
Maka dari definisi di atas diperoleh rumus-rumus berikut:
Untung = Harga Jual - Harga Beli (di mana Harga Jual > Harga Beli)
Rugi = Harga Beli - Harga Jual (di mana Harga Jual < Harga Beli)
Persentase Untung = untung/harga beli x 100%
Matematika
Kelas VII
Aritmetika Sosial
Capaian Pembelajaran
Mereka dapat menerapkan operasi aritmetika pada bilangan real, dan memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah (termasuk berkaitan dengan literasi finansial).
Alur Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menentukan dan mengidentifikasi nilai keseluruhan , nilai sebagian , harga jual dan harga beli
Assalamualaikum Wr. Wb.
Rumus Nilai Keseluruhan
Rumus untuk menghitung nilai keseluruhan adalah:
nilai keseluruhan = banyak unit x nilai per unit.
Contoh, Budi membeli selusin pensil. Harga satu pensil adalah Rp2000. Berapa nilai keseluruhan atau harga pembelian yang harus dibayarkan oleh Budi?
Satu lusin sama dengan 12 buah, Adjarian.
Maka, harga beli = 12 x 2000 = 24.000
Jadi, harga pembelian seluruhnya adalah Rp24.000.
"Nilai keseluruhan didapatkan dari hasil kali banyaknya unit dengan nilai per unit."
Rumus Nilai Per Unit
Rumus untuk menghitung nilai per unit adalah:
nilai per unit = nilai keseluruhan : banyak unit.
Contoh, Aan membeli sepuluh permen dengan harga Rp2.500. Berapa harga satu permen tersebut?
Untuk menghitungnya, kita harus menggunakan rumus nilai per unit, Adjarian.
Harga satu permen = 2.500 : 10 = 250.
Jadi, harga satu permen atau nilai per unitnya adalah Rp250.
"Nilai per unit didapatkan dari nilai keseluruhan dibagi banyaknya unit."
Rumus Nilai Sebagian
Rumus untuk menghitung nilai sebagian adalah:
nilai sebagian = banyak sebagian unit x nilai per unit.
Sebagai contoh, misalnya menyambung soal sebelumnya. Jika, Aan hanya membeli tujuh permen, maka berapa yang harus dibayar?
Dari jawaban di atas diketahui kalau harga satu permen adalah Rp250.
Maka, 7 x 250 = 1.750.
Jadi, harga yang harus dibayar Aan jika hanya membeli tujuh permen adalah Rp1.750,