Matematika
Kelas VIII
Relasi dan Fungsi
Pertemuan 3
Media/alat peraga: Laptob dan LCD
Elemen
Aljabar
Capaian Pembelajaran
Memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) dan menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik. Mereka dapat membedakan beberapa fungsi nonlinear dari fungsi linear secara grafik
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) dan menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik.
- Peserta didik dapat menentukan nilai korespondensi satu-satu
Assalamualaikum Wr. Wb.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.
Matematika
Kelas VII
Aljabar
Pertemuan 1
Media/alat peraga: Laptob dan LCD
Elemen
Aljabar
Capaian Pembelajaran
Menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar dan menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar dan menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif) untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen
- Peserta didik dapat memahami pengertian aljabar
Assalamualaikum Wr. Wb.
Selalu jaga kesehatan dan beribadah kepada Alloh SWT. Semoga selalu istiqomah dalam melaksanakan sholat dhuha dan sholat lima waktu.
Aljabar merupakan salah satu cabang ilmu matematika yang menggunakan simbol dan operasi matematika, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian untuk pemecahan masalah.
Al-jabr berasal dari bahasa Arab yang artinya restorasi atau melengkapi. Penemunya merupakan cendikiawan bernama Al-Khawarizmi.

Al-Khawarizmi: Penemu Aljabar (Sumber: reportasenews.com)
Suatu permasalahan ditulis terlebih dahulu dalam bentuk aljabar agar penyelesaiannya lebih mudah. Bentuk aljabar terdiri dari konstanta, variabel, dan koefisien yang dihubungkan melalui operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, perpangkatan, dan pengakaran.
Contohnya kayak gambar berikut ini:
Bentuk aljabar di atas terdiri dari huruf x sebagai variabel, angka 2 sebagai koefisien nilai x, dan angka 5 sebagai konstanta. Konstanta adalah nilai yang tetap, jadi nilainya sudah jelas. Sementara itu, variabel adalah nilai yang belum tetap, makanya bisa berubah-ubah.
Kemudian, variabel bisa disimbolkan menggunakan huruf, misalnya a, b, c, x, y, dan lain sebagainya. Terakhir, koefisien adalah nilai yang berada di depan variabel. Suatu variabel pasti punya yang namanya koefisien.
Suku, yaitu sebuah konstanta, atau variabel, atau variabel beserta koefisiennya. Antar suku bisa digabungkan menggunakan operasi penjumlahan atau pengurangan.
Contohnya:
1. 8, terdiri dari satu suku yang berupa konstanta.
2. 9a + 2b, terdiri dari dua suku, yaitu 9a dan 2b yang dihubungkan menggunakan operasi penjumlahan.
3. 3n2 – 2n – n, terdiri dari tiga suku, yaitu 3n2, 2n, dan n yang dihubungkan menggunakan operasi pengurangan.
Suku bisa dibedakan menjadi suku sejenis dan suku tidak sejenis. Dikatakan suku sejenis jika variabel dan pangkat variabelnya itu sama. Tapi, jika keduanya berbeda, disebut dengan suku tidak sejenis.
Contohnya:
1. 2p2q + 5p2q disebut suku sejenis karena variabel dan pangkat variabelnya sama.
2. 2xy2 + 2x2y disebut suku tidak sejenis karena variabel dan pangkat variabelnya tidak sama.
Ayo simak Video!
https://www.youtube.com/watch?v=WsQJAhCU7Q8
Ayo Berlatih!
1. Tentukan koefisien, variabel dan konstanta dari ekspresi alabar 3x+5y-7.
2. Tentukan suku sejenis dari ekspresi aljabar 3m-4m+12k-11m-8m+7.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar